Meta mulai memberi tahu ribuan karyawannya bahwa mereka akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), sebagai bagian dari restrukturisasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya seiring dengan investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI).
Dikutip detikINET dari Strait Times, gelombang PHK ini mulai diumumkan di Singapura, di mana pada 20 Mei pukul 4 pagi waktu setempat, email pemberitahuan telah dikirimkan ke para pegawai yang terdampak. Karyawan di Inggris, Amerika Serikat, dan tempat lainnya akan diberi tahu pada pagi hari yang sama berdasarkan zona waktu masing-masing.
Para staf diimbau untuk bekerja dari rumah atau WFH sementara perusahaan memangkas sekitar 8.000 posisi di seluruh dunia atau sekitar 10% dari total karyawannya saat ini. Menurut sumber, PHK tambahan mungkin saja terjadi pada akhir tahun 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam memo yang diedarkan 18 Mei, Meta juga mengumumkan sekitar 7.000 pekerja dipindahtugaskan ke tim-tim baru yang berfokus pada inisiatif AI. Perusahaan ini berkomitmen mengeluarkan dana lebih dari USD 128 miliar untuk belanja modal AI di tahun 2026 ini.
CEO Mark Zuckerberg menjadikan AI sebagai prioritas utama perusahaan, dan mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengimbangi pesaing-pesaingnya seperti Google milik Alphabet dan OpenAI. Hal tersebut telah memicu perubahan pada susunan tenaga kerja Meta dan cara operasinya.
Meta melewati beberapa gelombang PHK beberapa tahun terakhir, seiring ambisi Zuck yang mendorong peningkatan efisiensi. Ia mendorong para engineer menggunakan agen AI guna membantu coding dan tugas lainnya, melacak perangkat karyawan demi menyempurnakan teknologi AI dan merancang asisten AI guna menangani sebagian dari tugas-tugas CEO.
Menurut laporan Wired yang mewawancarai lebih dari belasan karyawan dan mantan karyawan Meta, suasana di perusahaan tidak kondusif terkait PHK massal. "Semua orang merasa tidak bahagia, satu-satunya pihak yang tidak merasa demikian secara harfiah, hanyalah para eksekutif," sebut seorang pegawai Instagram.
PHK terjadi tepat setelah salah satu kuartal paling menguntungkan dalam sejarah perusahaan yaitu pendapatan USD 56,31 miliar dan laba USD 26,8 miliar untuk tiga bulan pertama 2026, menurut laporan kuartal pertama Meta. Bagi banyak karyawan Meta, kontradiksi ini tampaknya membuat semangat kerja terjun bebas.
(fyk/fay)