Jumat, 08 Sep 2017 17:52 WIB

Review Game

Uncharted The Lost Legacy: Mengikhlaskan Nathan Drake

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: screenshot detikINET Foto: screenshot detikINET
Jakarta - Meluncurnya Uncharted 4: A Thief's End tahun 2016 menjadi salah satu game yang paling dinanti-nanti oleh gamer PlayStation 4. Namun, banyak juga yang syok dengan game tersebut.

Pasalnya Naughty Dog selaku developer memastikan bahwa Uncharted 4 menjadi akhir dari perjalanan Nathan Drake. Karakter utama dalam game ini memang sudah malang melintang menemani gamer selama kurang lebih sembilan tahun. Karenanya, game ini bisa disebut sebagai game perpisahan antara gamer dengan Nathan Drake.

Foto: screenshot detikINET

Meski sebagian gamer sudah mengikhlaskan kepergian Nathan Drake, ada juga yang masih menanti kejutan dari Naughty Dog. Mereka berharap ada petualangan selanjutnya yang tersaji dalam game Uncharted. Menariknya, Naughty Dog mengabulkan permintaan itu.

Tepat pada tanggal 27 Agustus 2017 kemarin, Naughty Dog resmi melepas Uncharted: The Lost Legacy. Judul baru ini murni di luar petualangan Nathan Drake atau biasa disebut sebagai spin-off.

Walau begitu, game ini mampu mengajari kita bagaimana game Uncharted bisa sukses tanpa Nathan Drake. Berikut review-nya dari detikINET!

Perjalanan Dua Srikandi Mencari Harta Karun

Foto: screenshot detikINET


Bila keempat judul Uncharted sebelumnya diisi oleh petualangan Nathan Drake dan sesekali ditemani oleh sobat kentalnya, Victor 'Sully' Sullivan, maka untuk Uncharted: The Lost Legacy kali ini menjadi panggung dua wanita menawan nan tangguh, yakni Chloe Frazer dan Nadine Ross.

Bagi gamer Uncharted, dua sosok wanita ini mungkin sudah tidak asing lagi. Chloe sebelumnya pernah muncul sebagai karakter pendamping di Uncharted 2: Among Thieves. Sementara Nadine muncul sebagai musuh Nathan Drake di Uncharted 4.

Uncharted: The Lost Legacy mengambil masa setelah kejadian di Uncharted 4. Nadine yang mantan tentara bayaran berpasangan dengan Chloe untuk mencari harta karun di pedalaman India bernama Tusk of Ganesh. Dan seperti perjalanan mencari harta karun biasanya, mereka juga harus dihadapkan oleh tantangan dari kelompok lain.

Foto: screenshot detikINET

The Lost Legacy mempertemukan dua karakter dengan beda sifat. Chloe yang merupakan keturunan India-Australia merupakan sosok yang humoris tapi juga punya sifat yang sombong. Mirip-mirip dengan Nathan Drake. Nah, sementara itu, Nadine adalah sosok yang serius dan dingin.

Perbedaan keduanya sudah ditampilkan dalam adegan di awal chapter. Kala itu, Chloe mencoba untuk membuka pintu dengan menggunakan lock pick. Bak profesional, Chloe ingin menyusup secara tenang dan elegan. Namun, Nadine yang tidak sabaran kemudian mencoba dengan cara yang bar-bar, yakni mendobrak pintu.

Dialog di antara keduanya juga menarik untuk disimak. Bahkan terkadang terdapat percakapan yang natural sering terjadi dan seolah seperti sebuah drama. Semisal, ketika Nadine ingin mengendarai jeep karena merasa ia mampu, Chloe membalas dengan kalimat 'Aku yakin kamu mampu, sayang. Aku hanya ingin aku saja'.

Dalam pertarungan, Nadine juga kerap memberi arahan ke mana Chloe harus pergi. Ia juga memberi arahan, dari mana datangnya musuh.

Grafis Masih Tetap Mengagumkan

Foto: screenshot detikINET

Tak dipungkiri, grafis menjadi salah satu faktor yang dinanti-nanti di era konsol next-gen seperti PlayStation 4 ini. Walaupun, ada beberapa gamer yang tidak mempedulikan urusan grafis, yang penting bagaimana gameplay yang tersaji bisa menarik.

Naughty Dog sendiri bukan tipikal developer yang cuek akan urusan grafis. Dari beberapa game terakhirnya, sebut saja The Last of Us tampil dengan grafis yang mengagumkan. Pun itu dirilis untuk konsol PlayStation 3.

Foto: screenshot detikINET

Untuk The Lost Legacy sendiri, kami menduga bahwa ini masih satu cetakan dengan Uncharted 4 sebelumnya. Detail karakter dibuat mendekati nyata, tata cahaya, dan elemen-elemen grafis lainnya. Tekstur, seperti kulit dan pakaian pun dibuat sedemikian rupa hingga membuat mata Anda dan kawan yang ikut menonton permainan terbelalak dan berdecak kagum.

Agar terlihat lebih natural, Naughty Dog menambahkan bermacam efek visual yang mendukung. Sebagai contoh, efek visual membuat pakaian yang tadinya bersih, harus terkena noda akibat karakter Chloe dan Nadine terperosot di area berlumpur. Begitu pula dengan efek pakaian dan rambut yang basah kuyup setelah Chloe berenang atau terkena kucuran air terjun.

Kekaguman tak berhenti manakala melihat dialog antar karakter yang tersaji indah dan realistis. Raut muka yang menampilkan emosi di antara karakter bak sungguhan membuat proses bercerita Uncharted 4 semakin terasa kuat.

Foto: screenshot detikINET

Pergerakan Chloe dalam memanjat dan berenang pun tak jauh berbeda dengan Nathan Drake. Begitupula dengan ragam senjata yang masih sama, seperti P90 dan lain-lain.

Pun secara garis besar tidak jauh berbeda, Naughty Dog tetap menghadirkan sesuatu yang baru. Fitur baru ini bisa dirasakan di photo mode. Di photo mode, Anda bisa mengatur mimik wajah dari Chloe, apakah bahagia, cemberut, serius, dan lain-lain.

Opini detikINET

Foto: screenshot detikINET

Naughty Dog sukses menepis keraguan gamer akan Uncharted yang tak mungkin bertahan tanpa Nathan Drake. Setelah memainkan The Lost Legacy, kami bahkan lupa bahwa Uncharted itu Nathan Drake.

Dialog antar pemain tercipta dengan mantap. Walaupun kedua karakter berjenis kelamin perempuan, bukan berarti Chloe dan Nadine tak sanggup menunjukkan taringnya. Adegan pertarungan secara terbuka dan diam-diam yang menjadi ciri khas game ini masih tersaji dengan baik.

Puzzle yang menjadi salah satu elemen permainan dibuat agak lebih sulit dan butuh sedikit putar otak untuk memecahkannya. (mag/mag)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed