Menjelajahi Kecantikan Raisa dengan Beauty Shoot

Tips Fotografi

Menjelajahi Kecantikan Raisa dengan Beauty Shoot

Ari Saputra - detikInet
Kamis, 08 Des 2016 16:55 WIB
Foto: Ari/detikcom
Jakarta - Hari Rabu dua pekan lalu saya diminta memotret artis Raisa untuk detikHOT. Saya gembira sekaligus nervous. Gembira karena akan bertemu langsung dengan penyanyi yang hanya saya lihat di YouTube hampir tiap pagi. Sisi groginya, saya khawatir bakal gagal fokus dan lebih terkesima melihat sosok Raisa.

Terlebih memotret artis secantik Raisa adalah pertaruhan. Sebab, tanpa menghasilkan foto yang eksklusif dan berbeda, maka ungkapan 'memotret model cantik, pakai handphone saja udah bagus' bakal meluncur.

Ada waktu sekitar 3 hari memikirkan pembeda foto Raisa kali ini dengan sebelum-sebelumnya. Seperti foto-foto Raisa di cover album, iklan, pemotretan majalah, red carpet dan konser.

Satu hal yang masih sedikit dilakukan yakni mengeksplorasi kecantikan Raisa secara maksimal dalam konsep beauty shoot. Dari situ saya mulai merancang gagasan bagaimana menampilkan Raisa dengan prima, dengan menonjolkan kecantikan, inner beauty, bahasa mata, ketulusan dan reputasi seorang Raisa.

Secara fotografi, beauty shoot banyak digunakan dalam pemotretan yang menonjolkan kecantikan, keindahan dan sisi feminin seorang model/artis. Lebih spesifik pada pemotretan close up yang menuntut kesempurnaan pencahayaan, jatuhnya bayangan, akurasi warna dan tren saat itu. Pemotretan produk kecantikan dan kosmetik kerap menggunakan metode ini.

Begitu sampai di studio, kami langsung membuat seting lampu beautyshoot. Team work tidak mempunyai waktu berlebih karena hanya memiliki space pemotretan satu jam untuk 3 baju. Itu belum termasuk sesi wawancara sehingga efektif waktu 15an menit setiap bajunya. Terlebih konsep keseluruhan adalah pemotretan editorial maka harus pandai-pandai mencuri momen menuntaskan misi beauty shoot.

Lampu beauty dish dipilih sebagai sebagai main light. Lampu dengan reflektor mirip wajan terbalik ini menawarkan bayangan dan cahaya yang dinamis. Tidak terlampau lembut seperti softbox namun tidak terlampau keras. Ia berada di tengah-tengah keduanya, terasa renyah dan masih menampilkan karakter subjek secara aktual.
Menjelajahi Kecantikan Raisa dengan Beauty ShootSkema lampu untuk beauty shoot Raisa. Foto: Ari/detikcom

Beauty dish ditempatkan di bagian atas pada sudut 45 derajat dengan jarak kira-kira satu langkah dari model. Kekuatan lampu pada 1/2 power dengan lapisan kain tipis sebagai filter untuk melembutkan cahaya.

Lampu kedua ditempatkan di sisi kanan Raisa dengan intensitas 1/4 power. Lampu kedua ini menyorot bagian bahu hingga leher di bagian kanan. Lampu ketiga di tempatkan di sisi kanan belakang Raisa dengan posisi tinggi dengan sudut sekitar 60 derajat. Lampu ini menyorot bagian rambut atau biasa dikenal sebagai rimlight. Kekuatan powernya menyesuaikan sekitar 1/8.

Lampu keempat diperlukan untuk menerangi background. Penerangan ini untuk memisahkan subjek dengan background. Tujuannya untuk memberi ruang dan bayangan yang lebih hidup. Kekuatan lampu keempat ini tidak terlampau kencang sekitar 1/16.

Oh iya, perhitungan kekuatan power lampu bukanlah rumus pasti namun disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Hanya saja, patokannya adalah lampu utama (main light) yang akan menentukan seberapa besar kekuatan lampu lainnya.

Sumber cahaya kelima yakni dari reflektor yang memantullkan sumber cahaya kedua dan ketiga. Reflektor tersebut berupa papan styrofoam yang ditempatkan pada sisi kiri model untuk menerangi bagian itu.

Setelah dinilai cukup, seting lampu tersebut dicoba terlebih dahulu. Sehingga saat Raisa selesai make up yang menghabiskan waktu 2 jam, pemotretan bisa langsung dilakukan. Kalaupun ngecek lampu, cukup satu atau dua jepretan.

Beruntung hari itu mood Raisa lagi sangat bagus. Komunikasi antara fotografer, reporter, manajer, make up artist, perancang adibusana, lighting man dan Raisa berjalan lancar tanpa masalah berarti.
Menjelajahi Kecantikan Raisa dengan Beauty ShootRaisa memeriksa foto. Foto: Ari/detikcom

Raisa menjalani sesi pemotretan dengan riang sembari menyanyi lirih satu dua lagu. Tidak ada arahan gaya secara khusus karena Raisa tampil begitu natural dan mampu mengeluarkan sisi tercantiknya dengan sempurna. Dia terlihat bebas dan nyaman sepanjang sesi pemotretan di kawasan Antasari, Jaksel ini.

Dengan kenyamanan yang terbangun tersebut, mendapatkan energi positif model/artis tinggal langkah mudah. Fotografer cukup mentransfer energi itu ke medium digital dengan caranya yang khas. Yang bisa dilakukan siapa saja, tidak hanya pada Raisa seperti yang telah kami lakukan, melainkan pada teman, kerabat atau model favorit yang Anda kenal baik.
Menjelajahi Kecantikan Raisa dengan Beauty ShootFoto: Ari Saputra/detikFoto

Menjelajahi Kecantikan Raisa dengan Beauty ShootFoto: Ari Saputra/detikFoto
(Ari/fyk)