Captain Rudi van Pangemanan beberapa kali bercerita soal pengalaman spiritualnya ketika melakukan penerbangan. Baru-baru ini, dia menuturkan ditemani benda-benda tak dikenal yang memancarkan cahaya selama terbang di suatu malam Ramadan.
Melalui akun Instagram @captainruud, Captain Rudi membagikan suasana ketika ia duduk di kokpit pesawat. Dia mematikan lampu dan menemukan benda-benda bercahaya di gelapnya malam.
"Kalian Akan Menyebutnya Apa? Aliens atau Angelsπ€π€ (Makhluk Ruang Angkasa atau Malaikat?)," tanyanya, membuka diskusi dari keterangan video yang dia unggah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak yang bertanya apakah penerbangan Saya masih diikuti Oleh UFO atau Benda Terbang Yang Tak bisa di iIdentifikasi?... Jawaban nya Masih," lanjutnya.
Menurut Captain Rudi, benda-benda bercahaya itu tidak mengganggu. Malahan, ia merasa terhibur di kegelapan malam di bulan Ramadan.
"Ketika di Zoom mereka berupa Cahaya yang bergerak2 seperti denyut nadi (pulse) Seperti Hidup. Ya Allah Lindungi Semua Penerbanganku yang membawa banyak nyawa manusia.. Aamiin YRA," doanya.
Unggahan yang Kamis (19/3/2026) ini langsung dibanjiri 44.700 ribu lebih likes dan 1.400 lebih komentar. Mereka memberikan tanggapan atas fenomena luar biasa tersebut.
"Kalau kata anak saya @kakangha_fish (12 tahun)..bintang 3 sejajar, dengan kecerahan yang hampir sama, itu namanya sabuk orion. Di Indonesia bisa dipakai untuk mengkoreksi arah kiblat..," jabar @harrifirmansyahr.
"Anggap aja makhluk nya Alloh. Kita hidup di dunia gk sendirian," pendapat @studio16.beauty.
"bintang itu capt," ujar @bumidatar_alq.
"Keren! Terimakasih capt sudah membagikan iniπβ¨," ucap @garnaditya.
Sebelumnya, Captain Rudi menceritakan pengalaman spiritualnya saat mengantarkan jemaah haji menuju Tanah Suci. Dia menyebut cahaya-cahaya yang dilihatnya sebagai 'Malaikat'.
Captain Rudi mengatakan malam itu cockpit pesawat terasa begitu dingin. Dia pun melaksanakan ibadah salat dengan memakai jaket terbang.
"Tak lama kemudian mata kami kami tertuju oleh Cahaya yang bergerak kesana kemari dengan bebas, bersinar dengan terangnya, kadang mendekat kadang menjauh. Kami terus bertanya2 apakah itu? Kalian bisa disebut UFO atau Unidentified Flying Object atau Benda Terbang yang tidak Diketahui, karena kalian tidak ada dan tidak terdeteksi di radar kami," kisahnya.
(ask/ask)

