Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pendiri Google Tinggalkan California, Takut Kena Pajak Miliarder?

Pendiri Google Tinggalkan California, Takut Kena Pajak Miliarder?


Virgina Maulita Putri - detikInet

FILE - In this Sept. 2, 2008 file photo, Google co-founders Sergey Brin, left, and Larry Page talk during a new conference at Google Inc. headquarters in Mountain View, Calif. Google has settled a shareholder lawsuit to clear the way for a long-delayed split of the Internet search leaders stock. The agreement announced Monday, June 17, 2013, resolves allegations that Google co-founders Page and Brin engineered the stock split in a way that unfairly benefits them and shortchanges the rest of the companys shareholders. (AP Photo/Paul Sakuma, File)
Foto: AP/Paul Sakuma
Jakarta -

Proposal pajak untuk miliarder yang berdomisili di California sepertinya benar-benar membuat orang super kaya ketakutan. Dua pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page, kabarnya mulai memutuskan hubungan dengan California.

The New York Times melaporkan pada Desember 2025, entitas yang terhubung dengan Brin menghentikan atau memindahkan 15 perusahaan perseroan terbatas di California yang bertugas mengawasi kepentingan bisnis dan investasinya ke negara bagian lain.

Tujuh dari 15 perusahaan tersebut termasuk yang mengelola salah satu kapal pesiar super milik Brin dan terminal penerbangan pribadi di Bandara Internasional San Jose, diubah menjadi entitas Nevada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Brin mengikuti langkah Page dalam mengurangi kehadirannya di California. Lebih dari 45 perusahaan perseroan terbatas California yang terkait dengan Page bulan lalu mengajukan dokumen untuk menjadi tidak aktif atau pindah dari negara bagian.

ADVERTISEMENT

Sebuah perwalian yang terkait dengan Page juga membeli rumah mewah senilai USD 71,9 juta di Miami, Florida pekan ini. Entitas lainnya yang dikelola oleh Brin dan Page juga pindah dari California ke Nevada, seperti dikutip dari TechCrunch, Senin (12/1/2026).

Brin dan Page sepertinya ingin menghindari rencana pajak untuk miliarder yang mungkin akan diajukan kepada pemilih pada pemilihan umum California November 2026. Jika proposal ini berhasil masuk kertas suara dan disahkan, warga California dengan kekayaan lebih dari USD 1 miliar akan diwajibkan membayar pajak sekali sebesar 5% dari total kekayaannya.

Pajak itu akan dikenakan untuk miliarder yang tinggal di California per 1 Januari 2026. Tidak heran kalau Brin dan Page sudah mempersiapkan kepindahannya sejak Desember 2025.

Beberapa tokoh Silicon Valley seperti co-founder Palantir Peter Thiel dan pemodal ventura David Sacks mengancam akan meninggalkan California dan berbisnis di tempat lain. Di sisi lain, CEO Nvidia Jensen Huang mengaku tidak keberatan meski berpotensi dipungut pajak sebesar USD 159 miliar.

Kepindahan Brin dan Page menarik perhatian karena California merupakan negara bagian tempat mereka merintis Google. Dua lulusan Stanford University ini mendirikan Google pada tahun 1998 dan mengembangkan startup tersebut di garasi milik temannya di Menlo Park, California.

Meski sudah tidak memimpin Google dan perusahaan induknya Alphabet sejak tahun 2019, Brin dan Page masih tetap menjadi anggota direksi perusahaan. Baru-baru ini, Brin bahkan menjadi lebih aktif ikut mengembangkan proyek AI Google.

Brin dan Page tidak sepenuhnya putus hubungan dengan California. Keduanya masih memiliki rumah di California, namun tidak diketahui berapa lama waktu yang akan mereka habiskan di negara bagian tersebut.




(vmp/fay)







Hide Ads