Kisah Streamer Kurang Ajar, Ledek Pasien Kanker Berujung Maaf

ADVERTISEMENT

Kisah Streamer Kurang Ajar, Ledek Pasien Kanker Berujung Maaf

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 02 Agu 2022 11:40 WIB
Streamer Twitch Playmate Tessi kena cancel netizen setelah meledek pasien kanker dan menyebut orang lain sebagai orang-orang miskin.
Streamer Twitch Playmate Tessi kena cancel netizen setelah meledek pasien kanker dan menyebut orang lain sebagai 'orang-orang miskin'. Foto: via YouTube
Jakarta -

Sepopuler apapun Anda menjadi seorang streamer game, norma kesopanan harus dijaga. Apalagi jika bicara tentang kondisi yang lain yang sakit atau lemah secara ekonomi. Inilah kisah streamer bernama Tessi yang kena getah dari ucapan kurang ajarnya.

Streamer Twitch Playmate Tessi pernah kena cancel netizen setelah meledek pasien kanker dan menyebut orang lain sebagai 'orang-orang miskin'. Akibatnya, akun Twitch Tessi akhirnya diblokir.

Kejadian itu terjadi pada 2021, saat usia Tessi baru 18 tahun. Meski parasnya cantik, netizen sudah terlanjur kecewa dengannya yang mengolok pasien kanker melalui platform Omegle.

Saat itu, dia tertawa dan mengatakan bahwa pasien kanker yang ia temui di Omegle adalah 'pecundang karena memakai wig untuk menutupi rambut botaknya'.

Sontak saja hal itu membuat netizen geram. Namun bukannya minta maaf, Tessi malah mengatakan ia tidak melakukan kesalahan apapun.

"Aku sangat lelah dengan pecundang iri yang mau aku minta maaf. Aku nggak peduli. Aku tidak berpikir sedikitpun kalau aku peduli. Bukan salahku kalian kena kanker, bodoh," tulisnya di Twitter sebagaimana melansir Republic World.

Setelah cuplikannya di internet bocor, dia langsung menerima ujaran kebencian dari netizen. Sang ayah bahkan sempat mengeluarkan video yang berisi permintaan maaf atas perilaku putrinya.

[Gambas:Youtube]

Selain itu, videonya yang menyebut orang lain dengan sebutan 'orang-orang miskin' juga ikut viral. Tessi pun pada akhirnya meminta maaf dengan mengunggah video di YouTube berjudul 'I'M SORRY'. Reaksi netizen beragam, ada yang mengatakan bahwa tindakan Tessi tercela apapun alasannya. Ada yang berpendapat bahwa Tessi sebenarnya membutuhkan bantuan dari kondisi mentalnya yang tidak stabil.



Simak Video "Cindy Monika Ceritakan Tantangan Koas di Masa Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT