Amazon Dituduh Lakukan Diskriminasi Terhadap Wanita Hamil

Amazon Dituduh Lakukan Diskriminasi Terhadap Wanita Hamil

Josina - detikInet
Sabtu, 21 Mei 2022 13:00 WIB
SEATTLE, WA - JUNE 16: An Amazon logo is seen inside the Amazon corporate headquarters on June 16, 2017 in Seattle, Washington. Amazon announced that it will buy Whole Foods Market, Inc. for over $13 billion.  (Photo by David Ryder/Getty Images)
Foto: David Ryder/Getty Images
Jakarta -

Negara bagian New York mengajukan keluhan terhadap Amazon pada Rabu (18/5) dengan tuduhan perlakuan diskriminasi terhadap pekerja wanita hamil dan penyandang disabilitas.

Gubernur New York Kathy Hochul mengatakan bahwa Divisi Hak Asasi Manusia Negara Bagian New York telah mengajukan gugatan di mana Amazon telah memaksa pekerja hamil dan penyandang disabilitas untuk mengambil cuti tanpa dibayar dengan menolak akomodasi yang layak.

Dan mengklaim bahwa Amazon juga telah memberikan izin kepada seorang manajer untuk menolak memberikan rekomendasi yang dibuat oleh konsultan akomodasi yang ditunjuk.

Dalam pengaduan tersebut mengutip kasus-kasus tertentu di mana diyakini Amazon telah melanggar hak-hak pekerja termasuk untuk pekerjanya yang sedang hamil.

Dalam isi pengaduan disebutkan, bahwa pekerja yang hamil telah meminta izin untuk tidak mengangkat beban seberat 11kg, akan tetapi ditolak oleh sang manajer hasilnya pekerja tersebut mengalami cedera.

Contoh kasus lainnya adalah seorang pekerja penyandang disabilitas telah memberikan dokumnetasi yang membuktikan bahwa mereka harus mematahui jadwal tidur tertentu, namun manajer Amazon menolak untuk menukar shift mereka untuk mengakomodasinya.

Dalam kasus ketiga, seorang pekerja penyandang disabilitas ditolak permintaannya untuk mengurangi jam kerja mereka.

Seorang juru bicara kantor gubernur New York mengatakan bahwa pengaduan itu sendiri bersifat rahasia dan akan memicu penyelidikan yang hasilnya akan dipublikasikan.

Ini bukan pertama kalinya Amazon dituduh menolak akomodasi bagi pekerja hamil. Vice melaporkan pada Juli 2021 bahwa seorang pekerja gudang yang hamil telah meminta pekerjaan yang lebih ringan akan tetapi permintaannya ditolak.

Pekerja itu juga memberi tahu Vice bahwa manajernya berulang kali menanyainya tentang mengapa dia mengambil waktu istirahat lebih lama di kamar mandi.

Menurut surat yang ditinjau oleh Vice, pekerja tersebut mengalami keguguran dan ditolak cuti medisnya oleh Amazon.



Simak Video "Jurnalis Inggris Hilang di Hutan Amazon, Brasil Kerahkan Militer"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/afr)