Pertemuan Pertama DEWG G20 Soroti Isu Kecakapan & Literasi Digital

Pertemuan Pertama DEWG G20 Soroti Isu Kecakapan & Literasi Digital

Angga Laraspati - detikInet
Kamis, 31 Mar 2022 09:19 WIB
DEWG G20
Foto: Kemkominfo
Jakarta -

Pertemuan Pertama Digital Economy Working Group (DEWG) G20, delegasi negara anggota G20 secara umum menyetujui aspek kecakapan dan literasi digital sebagai hal penting dalam bahasan ekosistem digital. Pembahasan isu prioritas kedua mengenai kecakapan dan literasi digital membuahkan beberapa catatan penting.

"Para negara peserta DEWG secara umum menyetujui kemampuan dan literasi digital merupakan bagian penting dalam diskusi ekosistem digital," jelas Alternate Chair DEWG G20 Dedy Permadi dilansir dari website Kominfo, Kamis (31/3/2022).

Menurut Dedy Permadi, delegasi negara anggota G20, menyoroti aspek partisipasi kelompok rentan untuk menjembatani kesenjangan digital, kesenjangan kecakapan digital, dan upaya dalam mengurangi ketidaksetaraan.

"Beberapa negara memberikan klarifikasi dan perhatian pada beberapa hal di antaranya perlunya penentuan kriteria untuk kelompok rentan dan alasan untuk memasukkan kelompok tersebut sebagai kelompok rentan," ungkap Dedy.

Dalam diskusi di Pertemuan Pertama DEWG G20 itu, delegasi juga mengajukan usulan untuk mempertimbangkan aspek di luar teknologi informasi dan komunikasi untuk membahas kecakapan dan literasi digital.

"Selain itu juga diangkat tentang perlunya memasukkan aspek-aspek non-TIK ke dalam isu prioritas ini," ujarnya.

Delegasi negara peserta DEWG juga meminta pembahasan yang lebih mendalam tentang platform dan rencana implementasi indikator kemampuan dan literasi digital serta nilai tambah dari indikator tersebut.

"Atas berbagai masukan tersebut, presidensi akan menanggapi pada pertemuan DEWG selanjutnya," tutur Dedy.

Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Ekonomi Digital dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G. Plate dan dipimpin oleh Chair DEWG Mira Tayyiba dan Alternate Chair Dedy Permadi.

Pertemuan ini diikuti secara virtual oleh delegasi negara-negara anggota G20 serta para negara maupun organisasi internasional yang diundang. Selain itu, para Global Knowledge Partners dan National Knowledge Partners turut menghadiri pertemuan ini untuk memaparkan hasil kajian terhadap masing-masing Isu Prioritas yang diangkat dalam DEWG.

Dalam Presidensi G20 Indonesia, Kementerian Kominfo mendorong pembahasan tiga isu prioritas yaitu Konektivitas dan Pemulihan Pascapandemi COVID-19 (connectivity and post Covid-19 recovery), Kecakapan dan Literasi digital (digital skills and digital literacy)dan Arus Data Lintasnegara (Data Free Flow with Trust and Cross-Border Data Flow).

Simak juga 'Indonesia Ajak Negara-negara G20 Capai Net Zero Emission':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)