Kesalahan yang Buat Website Tak Tampil di Halaman Pertama Google

ADVERTISEMENT

Kesalahan yang Buat Website Tak Tampil di Halaman Pertama Google

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 16 Mar 2022 17:22 WIB
Sydney, Australia - October 28, 2011: Female hand holding an ipad showing Google. She is touching the screen. There is coffee on the dining table in the background.  This image shows the ipad being used in a casual environment.
Ilustrasi Google. Foto: Getty Images/courtneyk
Jakarta -

Sudah buat susah-susah, kok bisa sih website tidak ada di halaman pertama Google? Mungkin ada kesalahan yang sudah kamu lewatkan padahal sangat krusial dalam menentukan seberapa ramah website kita di mata Google.

Ilman Akbar selaku trainer & consultant SEO menjelaskan bahwa sebenarnya ada begitu banyak faktor yang membuat website tidak muncul di halaman pertama Google. Menurut Ilman, semua tergantung dari masing-masing website itu sendiri. Perlu diketahui, SEO berpengaruh pada faktor on-page (halaman sendiri) dam off-page. Sehingga jawabannya tidak bisa disamaratakan.

"Kita harus lihat dari masing-masing faktor apa yang bikin kita masih kalah. Tapi memang starting point-nya, itu faktor yang di on-page atau web kita sendiri," ucap Ilman kepada detikINET, Rabu (16/3/2022), di sela acara SEOCon Jakarta 2022.

Proses Google untuk memperingkatkan halaman memerlukan waktu yang panjang dan melibatkan robot search engine yang selalu memantau website. Nah, masalah yang kerap terjadi, menurutnya adalah ketika web tidak friendly untuk bot Google. Walaupun di mata user konten terlihat, namun search engine tidak bisa membacanya.

"Ini terjadi pada website yang custom development, kalau website standar -- bikin pakai wordpress, pakai CMS lain -- itu biasanya aman, tapi kalau dibuat oleh development team IT sendiri, itu yang biasanya tidak bestie-an sama Google karena hasil codingannya tidak gampang dilihat oleh Google," kata pendiri DailySEO.id ini.

Karenanya, Ilman menyarankan untuk berbicara dengan tim IT dan developer untuk mencari tahu apakah website sudah ramah Google. Pastikan bahwa website sudah berjalan sesuai dengan guideline yang dikeluarkan Google. Jadi sebelum fokus ke konten, coba telaah dulu apakah website kita sudah di-develop dengan baik atau tidak.

"Ada guideline-nya, untuk yang website javascript harus yang gimana sih, buat developer tuh ada item checklist-nya. Ini technical banget sih," tuturnya.

"Sebelum kita bahas konten dan load speed, navigasi enak, pastikan website kita sudah bestie-an belum nih sama Google," lanjutnya.

Halaman selanjutnya, masalah backlink>>>

Meski begitu, bukan berarti konten adalah nomor kesekian atau tidak penting. Di tempat yang sama, Hanny Setiawan CEO dan Founder Bewei Digital Agency mengatakan konten adalah hal lain yang kadang menjadi alasan website tidak optimal di SEO.

Terkadang, seseorang terlalu fokus untuk menggiatkan backlink, padahal hal itu bisa menjadi bumerang yaitu konten malah tidak ditemukan Google.

"Backlink sudah banyak tools sekarang ini. Sampai ada yang bikin konten juga ada, tapi kontennya kalau dibaca orang aneh. Nggak aneh pun, tapi tidak berguna, cuma tulisan-tulisan biasa," jabar Hanny.

Selain itu, kuasai Google Analytics yang bisa memberikan data terkait website kita. Hanny mengungkap bahwa Google Analytics sudah menampilkan begitu banyak informasi yang dapat dimanfaatkan untuk optimalisasi website.

"Sebenarnya menurut aku harus dikuasai, itu jauh sebelum teknik-teknik lain," tandasnya.

(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT