Google Pangkas Layanan Play Store di Rusia

Google Pangkas Layanan Play Store di Rusia

Josina - detikInet
Senin, 14 Mar 2022 18:42 WIB
Google punya caranya tersendiri untuk memerangi ISIS, yaitu dengan iklan. Raksasa mesin pencari itu akan menampilkan iklan anti ISIS ketika ada penggunanya yang googling soal ISIS ataupun gerakan-gerakan Islam radikal lainnya.
Foto: Gettyimages
Jakarta -

Invasi Rusia ke Ukraina membuat banyak deretan perusahaan teknologi memutuskan untuk memblokir layanannya di Rusia.

Tak hanya itu imbas dari perang keduanya, nilai mata uang Rusia yakni Rubel terus mengalami penurunan hal ini dikarenakan banyak sanksi yang dijatuhkan ke Rusia dan juga semakin banyak perusahaan yang menarik diri dari Rusia.

Melansir dari Gizmochina, Senin (14/3/2022) hal tersebut bukan hanya karena banyak negara tidak mendukung invasi Rusia ke Ukraina, tetapi juga karena Rusia harus mematuhi sanksi lokal dan internasional. Devaluasi berat juga dialami mata uang Rubel Rusia yang mengarah pada keuntungan yang lebih rendah bagi perusahaan multinasional.

Pada akhir bulan Februari lalu, Google telah mengumumkan bahwa mereka akan mengurangi jumlah iklan dan media dari Federasi Rusia sebagai tanggapan atas invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina.

Kini yang terbaru Google mengambil tindakan lebih lanjut di mana mereka menghentikan sistem penagihan Google Play Store untuk pengguna Android di Rusia.

Dalam pernyataan resminya Google mengatakan bahwa karena gangguan sistem pembayaran, Google Play telah menghentikan sementara sistem penagihan untuk pengguna di Rusia per 10 Maret 2022.

Google mengklarifikasi bahwa hal ini berarti pengguna tidak dapat membeli aplikasi dan game, melakukan pembayaran berlangganan, atau melakukan pembelian barang digital dalam aplikasi apa pun melalui Google Play Store di Rusia.

Namun demikian untuk aplikasi gratis akan tetap tersedia di Play Store yang dapat diunduh dan dipasang.

Adapun fitur langganan pengguna yang ada di Google Play Store, di mana Google menginformasikan bahwa langganan fitur berlangganan yang sebelumnya sudah tidak dapat diperpanjang dan akan otomatis dibatalkan.

Namun, langganan yang ada yaitu langganan 1 bulan atau 1 tahun yang telah dibeli oleh pengguna Android Rusia sebelum pengumuman ini akan berlanjut hingga akhir periode penagihan saat itu.

Gogole juga menjelaskan bahwa mereka akan tetap menghormati masa tenggang penagihan langganan pengembang yang ada dan uji coba gratis apa pun akan terus berfungsi hingga pembayaran dilakukan.

Pada catatan penutup, Google juga menyatakan bahwa situasinya berkembang pesat dan bahwa perusahaan mendorong pengguna untuk mengikuti Google untuk pembaruan terbaru Google tentang masalah ini jika ada perubahan tindakan.



Simak Video "Daftar 151 Aplikasi Penipu yang Harus Segera Dihapus dari HP"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)