Sertifikat Vaksinasi COVID-19 Jangan Di-upload di Medsos!

Sertifikat Vaksinasi COVID-19 Jangan Di-upload di Medsos!

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 16 Mar 2021 19:08 WIB
Atlet atletik Emilia Nova saat ikut Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua di RSON, Cibubur, Jakarta, pada Jumat (12/3/2021).
Foto: Dok. Kemenpora
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengimbau kepada masyarakat yang telah disuntik vaksin agar tidak mengumbar sertifikat vaksin COVID-19, salah satunya di media sosial (medsos).

Sebagai informasi bahwa sertifikat vaksin COVID-19 dalam versi digital bisa didapatkan melalui aplikasi PeduliLindungi.

"Sertifikat vaksinasi COVID-19 juga diperoleh secara digital melalui aplikasi PeduliLindungi. Ingin saya sampaikan sertifikat vaksinasi ini jangan sampai di-upload atau di-download di media sosial," ujar Menkominfo di sela-sela kunjunganya di lokasi vaksinasi COVID-19 bagi jurnalis di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (16/3/2021).

"Sertifikat COVID-19 digital agar digunakan sendiri, untuk keperluan khusus saja. Jangan sampai diedarkan, karena di dalam sertifikat itu ada QR Code yang di dalamnya ada data pribadi. Sertifikat diperoleh bersamaan dengan menjaga data pribadi dengan cara tidak mengedarkannya yang tidak semestinya," ucapnya menambahkan.

Sebagai informasi, terhitung mulai pada Selasa-Rabu (16-17/3), Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan dan Dewan Pers menggelar Vaksinasi COVID-19 dosis kedua secara massal untuk awak media yang berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Target dari penyelenggaraan vaksinasi massal ini akan menjangkau sebanyak lima ribu wartawan selama waktu yang disediakan. Proses vaksinasi akan dilakukan dari mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Saat meninjau proses vaksinasi COVID-19 untuk awak media Jabodetabek ini, menurut Menkominfo, pelaksanaannya berjalan dengan baik. Ia mengharapkan, proses serupa juga bisa terjadi di daerah lainnya.

"Besar harapannya, penyelenggaraan dari vaksinasi di atas dapat dilakukan dengan lancar selama dua hari ke depan. Proses dan alur pembentukan proses vaksinasi berjalan dengan sangat baik. Mulai dari pendaftaran proses, alur pergerakan, sampai penerima vaksin itu bagus sekali," ujarnya.

"Ini penting, dalam upaya memutus penyebaran wabah global COVID-19 yang masih merebak di berbagai wilayah. Mekanisme seperti ini itu perlu diteruskan. Perlu dilakukan secara massal ke daerah-daerah," pungkas Menkominfo.



Simak Video "Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa, Perlukah Persiapan Khusus?"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)