Pilpres AS 2020, Wikipedia Bikin Satgas Anti Hoax

Pilpres AS 2020, Wikipedia Bikin Satgas Anti Hoax

ADVERTISEMENT

Pilpres AS 2020, Wikipedia Bikin Satgas Anti Hoax

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 03 Nov 2020 16:50 WIB
Wikipedia
Pilpres AS 2020, Wikipedia Bikin Satgas Anti Hoax (Foto: Internet)
Jakarta -

Tak cuma Facebook, Twitter, dan Google yang berusaha keras memerangi penyebaran hoax Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2020 (Pilpres AS 2020). Wikipedia pun ikut membuat tim pembasmi hoax.

Tim tersebut berisi lusinan orang yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, seperti keamanan, produk, hukum, dan komunikasi. Mereka akan memimpin ratusan relawan yang mengisi informasi di Wikipedia.

"Jika Wikipedia salah memberi informasi, maka kesalahan itu bakal menyebar ke tempat lain. Itu adalah kepercayaan publik yang sangat besar," ujar Ryan Merkley, Chief of Staff di Wikimedia Foundation, organisasi nonprofit yang ada di balik Wikipedia.

Contohnya, laman utama Pilpres AS 2020 akan dikunci untuk umum dan hanya bisa diedit oleh orang-orang yang mempunyai akun dengan umur lebih dari 30 hari, dan sudah pernah mengedit lebih dari 500 laman.

Tim ini juga sudah berjam-jam melakukan rapat lewat konferensi video dengan tiap anggota tim yang punya tugas berbeda, untuk membicarakan berbagai skenario yang mungkin terjadi.

Tujuannya adalah untuk menghadapi serangan terkoordinasi yang mungkin akan terjadi. Bahkan Merkley pun menolak mengungkap kemungkinan skenario tersebut agar tak memberikan ide untuk para penjahat.

Merkley, yang sebelumnya adalah CEO untuk Creative Commons dan COO untuk Mozilla, menyebut penyebaran hoax adalah salah satu hal utama yang menjadi tanggung jawabnya sebagai chief of staff Wikipedia.

Tim ini dibentuk menjelang hari pemilihan yang jatuh pada 3 November 2020 waktu setempat. Namun langkah Wikipedia ini tampaknya memang sudah tepat karena laman Wikipedia adalah salah satu sumber informasi utama yang sering dipakai oleh pengguna internet apalagi saat Pilpres AS 2020.

Tercatat ada miliaran orang menggunakan Wikipedia setiap bulannya, dari sekadar mencari informasi ringan sampai hal-hal rumit untuk beradu argumen dengan orang lain, demikian dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (3/11/2020).

Perkembangan Wikipedia yang awalnya dianggap sebagai lelucon sampai saat ini terbilang pesat. Google bahkan menggunakan snippets dari Wikipedia untuk ditampilkan di hasil pencarian di mesin pencarinya.

YouTube, juga dimiliki Google, memberi tautan ke Wikipedia untuk video tertentu yang dianggap mengandung disinformasi.



Simak Video "Laporan ke Penyunting Wikipedia Irjen Fadil Imran Dicabut"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT