Zuckerberg Cemas Pilpres AS 2020 Picu Kerusuhan

Zuckerberg Cemas Pilpres AS 2020 Picu Kerusuhan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 03 Nov 2020 11:54 WIB
Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg. Foto: shutterstock
Washington -

Amerika hari ini menggelar Pilpres AS 2020. Petahana dari Partai Republik, Donald Trump, bersaing sengit dengan capres dari Partai Demokrat, Joe Biden. Panasnya rivalitas keduanya membuat Mark Zuckerberg pun merasa cemas.

Sang pendiri dan CEO Facebook menyatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi menghadapi adanya risiko kerusuhan sipil setelah Pilpres AS 2020 yang akan digelar pada 3 November waktu setempat.

"Saya cemas bahwa di saat negara kita sungguh terpecah dan hasil pemilu mungkin akan membutuhkan waktu berhari-hari atau hitungan minggu sebelum selesai, ada risiko kerusuhan sipil di seluruh negara," kata Zuck yang dikutip detikINET dari CNBC, Selasa (3/11/2020).

"Terkait persoalan ini, perusahaan-perusahaan seperti kami harus melakukan hal-hal yang melebihi apa yang sudah dilakukan sebelumnya," tambah suami Priscilla Chan ini.

Situasi AS memang cukup rentan karena kedua capres yakin akan menang dan terindikasi tidak akan menerima begitu saja hasil perhitungan suara Pilpres. Terlebih ada isu lain seperti demonstrasi Black Lives Matter yang masih belum mereda.

Facebook menurut Mark Zuckerberg akan melakukan berbagai langkah, termasuk membantu warga untuk menyalurkan hak suaranya, menyediakan informasi akurat tentang Pilpres, melarang iklan politik seminggu sebelum Pilpres, memblokir iklan yang bertujuan delegitimasi hasil Pilpres AS 2020 dan lain-lain.

"Hal ini bukanlah pergeseran filosofi mendasar atau dukungan kuat kebebasan berekspresi (di Facebook). Akan tetapi merupakan sebuah refleksi dari meningkatnya risiko kekerasan dan kerusuhan," papar Zuck.

Menilik prediksi siapa pemenang Pilpres AS 2020, Presiden Donald Trump tenggelam dalam enam polling atau jajak pendapat terbaru. Pesaing Trump, Joe Biden unggul dalam berbagai survei. Namun demikian, bisa jadi akan ada kejutan walau jangan sampai ada kerusuhan seperti yang ditakutkan Mark Zuckerberg.



Simak Video "Kisah Joe Biden, Capres AS yang Lalui Banyak Drama Kehidupan "
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)