Trump Janji Segera Hancurkan Virus Corona

Trump Janji Segera Hancurkan Virus Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 29 Agu 2020 19:00 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar jumpa pers terkait virus Corona. Namun jumpa pers itu sempat dihentikan sementara karena ada penembakan di luar gedung putih.
Donald Trump. Foto: AP Photo/Andrew Harnik
Washington -

Pandemi Corona menjadi salah satu topik panas yang dibahas menjelang Pemilihan Presiden Amerika Serikat November mendatang. Petahana Donald Trump yang jadi sasaran kritik lantaran banyaknya penderita dan kasus kematian akibat virus Corona berjanji bakal menghancurkannya.

Jika terpilih lagi menjadi presiden yang berarti mengalahkan kandidat Partai Demokrat, Joe Biden, Trump mengklaim bakal mengalahkan virus Corona dengan bantuan vaksin.

"Kita akan punya vaksin yang efektif dan aman tahun ini dan bersama-sama kita akan menghancurkan virus ini," katanya dalam pidato konvensi nasional Partai Republik di Gedung Putih, seperti dikutip detikINET dari Government Executive.

Vaksin Corona menurutnya dapat diproduksi dalam waktu cepat karena kepandaian orang Amerika. "Kita menyusun kegeniusan ilmiah Amerika untuk memproduksi sebuah vaksin dalam rekor waktu," cetus Donald Trump.

"Dalam Operation Warp Speed, kita punya tiga vaksin berbeda di tahap trial final saat ini, bertahun-tahun di depan jaraknya daripada yang pernah dicapai sebelumnya. Kita memproduksinya di muka, sehingga jutaan dosis akan cepat tersedia," papar Trump lagi.

Sebelumnya, Trump juga sesumbar vaksin Corona tersedia tahun ini walau banyak yang skeptis. Pemerintah AS sebenarnya mencanangkan target vaksin Corona diberikan untuk warga pada akhir tahun 2020 atau awal 2021. Namun menyebut ada kemungkinan vaksin Corona tersedia lebih cepat.

"Kami menyeimbangkan antara kecepatan dan keamanan dan kami dalam jalur untuk memiliki sebuah vaksin tersedia tahun ini, mungkin saja jauh lebih awal daripada akhir tahun," kata dia pada awal Agustus.

"Dan kami memproduksi massal kandidat yang paling menjanjikan dahulu sehingga kami sudah siap saat disetujui. Militer kami sudah siaga, ini semua tentang logistik," tambahnya.

Trump menyebut kandidat vaksin Corona menjanjikan dari perusahaan farmasi Pfizer dan Moderna, yang sudah melangsungkan uji coba skala besar pada manusia. Keduanya memakai metode vaksin molekul mRNA, yang diharapkan memicu respons imun tubuh untuk melawan Corona.

"Mereka-mereka ini merupakan perusahaan yang tidak saja terkenal, tapi juga sangat dihormati," tambah Donald Trump saat itu.



Simak Video "Tak Ada Jalan Bagi Donald Trump untuk Kembali Lagi ke Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)