Senin, 12 Agu 2019 12:58 WIB

Inspiratif! Perjuangan Mantan Gelandangan Jadi Miliarder

Fino Yurio Kristo - detikInet
Harry Sanders. Foto: istimewa Harry Sanders. Foto: istimewa
Melbourne - Pada sekitar 4 tahun silam, Harry Sanders adalah seorang gelandangan. Namun kini pada umur ke-21 tahun, nasibnya berubah menjadi miliarder kaya raya.

Keberhasilan perusahaan optimasi mesin cari atau SEO (search engine optimization) StudioHawk yang didirikannya membuat Harry berhasil lepas dari kemiskinan. Perusahaan itu kini dihargai 830 ribu poundsterling atau sekitar Rp 11,8 miliar.

Pria yang tinggal di Melbourne, Australia ini, pernah menggelandang hampir setahun pada usia remaja. Kalau beruntung, ia bisa tidur di rumah penampungan atau di sofa rumah teman dan keluarganya.


Harry menceritakan pada usia 16 tahun, dia tertarik dengan teknologi SEO dan meluncurkan Studiohawk. Sayang, ia malah kehabisan uang dan harus menggelandang. Terlebih, orang tuanya juga dilanda kebangkrutan. Sekolah? Relakan saja.

Namun Harry merasa justru pada masa-masa keras itu, dia mendapat pelajaran berharga. "Malam pertama jadi gelandangan adalah yang terburuk. Aku tak punya ide kemana pergi atau apa yang harus dilakukan," katanya.

"Aku menghabiskan beberapa malam di bawah jembatan, tidak yakin mau ngapain dan jujur saja, merasa malu meminta bantuan," sebutnya.

Karena masih belum mengenal medan, ia kadang bertikai dengan gelandangan lain. Tapi untungnya soal makan, Harry selalu bisa menemukan sehingga tidak kelaparan. Kadang, ia pergi ke dapur restoran untuk mengobati rasa lapar dengan sisa makanan yang masih ada.

"Meski ada banyak momen negatif, aku merasa pengalaman jadi gelandangan membuatku banyak belajar soal daya tahan dan membuatku dewasa. Melalui masa sukar juga membantuku lebih percaya diri menangani situasi penuh tekaan," cetus Harry.

Harry tetap yakin pada mimpinya dan membangun lagi Studiohawk pada tahun 2017. Kali ini ia beruntung, perusahaannya berhasil melesat dan mengangkat nasibnya.


Mengenai keberhasilannya, Harry menekankan pentingnya kerja keras. Tapi di sisi lain, tidur yang cukup juga penting agar pikiran dan tenaga tetap terjaga.

"Banyak orang berpikir harus bangun dan bekerja sepanjang malam untuk sukses. Tapi kalian tidak bisa mengorbankan tidur demi bisnis. Aku selalu tidur 8 jam atau lebih sehingga bisa berada di puncak permainan," tandasnya.

"Kalian tidak bisa menjalankan bisnis jika kepala kalian berkabut. Berhenti cek email sampai puku 3 pagi sehingga kalian bisa menjadi yang terbaik," begitu sarannya.

Simak Video "Gelandangan Tidur di Karung Picu Tawa, Dikira Korban Pembunuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed