Kamis, 13 Jun 2019 14:21 WIB

Gara-gara Chernobyl, Selebgram Dikecam Kurang Peka

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Lokasi Chernobyl. (Foto: Getty Images) Lokasi Chernobyl. (Foto: Getty Images)
Jakarta - Selebgram bernama Julia Baessler dikecam netizen karena mem-posting kunjungannya ke Chernobyl dan dianggap tak peka terhadap sejarah tempat tersebut. Ia kemudian angkat bicara.

Baessler, selebgram asal Austria, membela diri soal kunjungannya ke Chernobyl setelah ia dikecam karena mengunjungi pembangkit listrik nuklir di Chernobyl dan sejumlah area di dekatnya.




Dalam salah satu kunjungannya itu, Baessler mendapat akses ke ruang kontrol untuk reaktor nomor 4, yang meledak dalam bencana yang terjadi pada 26 April 1986 tersebut.

Baessler menyebut kunjungannya ke Chernobyl itu tak ada urusannya dengan mini seri keluaran HBO yang tengah sangat populer. Bahkan, menurutnya, ia sudah pernah berkunjung ke Chernobyl sebelum serial tersebut ditayangkan, dan ia pun menepis tudingan ia pergi ke Chernobyl untuk sebuah sesi foto.

Pembelaan Selebgram yang Dikecam Gara-gara ChernobylFoto: Business Insider

Dilansir Business Insider, Kamis (13/6/2019), Baessler mengaku datang ke Chernobyl bersama pacarnya yang seorang engineer. Ia pun mengaku benar-benar mempunyai ketertarikan terhadap nuklir.

"Saya tidak datang ke Chernobyl sebagai seorang turis atau sesi foto karena serial HBO dan saya sangat kesal membaca hal ini. Saya sudah pernah mengunjungi Chernobyl pertama kalinya jauh sebelum serial tersebut dirilis karena saya sangat tertarik pada sejarah dan nuklir itu sendiri," ujarnya.

[Gambas:Instagram]


Bahkan, dalam kunjungan terbarunya ini Baessler mengaku tak mengajak fotografer ataupun tim pencahayaan. Ia hanya ingin memamerkan akses khusus yang ia dapatkan bersama pacarnya kepada para pengikutnya.

"Karena pekerjaannya yang adalah seorang engineer, kami bisa mendapat akses khusus ke dalam ruang kontrol nomor 4 yang seharusnya tak bisa dimasuki oleh pengunjung. Saya membuat Stories tersebut karena ada banyak informasi di sana dan saya benar-benar mau menyebarkannya, tapi saya tak mau dilihat sebagai seorang influencer yang pergi ke Chernobyl karena sekarang sedang trendi," tambahnya.




Selain itu Baessler pun mengaku menerima sejumlah kritikan yang menurutnya hanya melihat dirinya sebagai selebgram dan tak percaya kalau dirinya benar-benar tertarik pada sejarah dan ilmu fisika.

"Orang-orang hanya berprasangka dan itu sangat menyebalkan," tambahnya.

[Gambas:Instagram]


Sebagai informasi, Baessler baru-baru ini memposting sejumlah fotonya ketika mengunjungi Chernobyl. Namun postingannya itu kemudian dikritisi oleh banyak netizen, yang dimulai dari sejumlah kicauan oleh Bruno Zupan, yang menuduhnya mengeksploitasi bencana untuk mendulang like di Instagram.

Zupan pun mengungkit sebuah kicauan dari penulis naskah serial Chernobyl, Craig Mazin, yang meminta orang-orang untuk lebih peka terhadap ledakan yang menewaskan sedikitnya 32 orang dan 11 ribu kasus kanker tiroid yang kemungkinan berkorelasi dengan bencana tersebut.




Digandrunginya mini seri Chernobyl turut memicu booming turis ke lokasi yang dikenang pernah menghadirkan kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah tersebut. Sejumlah turis, dengan aksi selfie-nya, dianggap kurang peka dengan sejarah Chernobyl. Craig Mazin pernah mengungkap keprihatinannya di Twitter.

"Jika Anda berkunjung, tolong ingat bahwa sebuah tragedi menyedihkan pernah terjadi di sini," katanya.

(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed