Selasa, 29 Jan 2019 22:55 WIB

Indosat Donasikan Komputer buat Pendidikan dan Pemberdayaan SDM

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Yogyakarta - Sebagai perusahaan teknologi, Indosat Ooredoo memahami pentingnya pendidikan dan inovasi di Indonesia. Hal itu pula yang menjadi salah satu fokus corporate social responsibility (CSR) Indosat, bersama dengan pemberdayaan perempuan dan kesehatan.

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Chris Kanter pun menegaskan pentingnya kerjasama antara Indosat dengan universitas di Indonesia dalam hal mengembangkan inovasi. Hal ini disampaikannya di acara Kumpul Media 2019 di Yogyakarta.




"Jadi kerjasama dengan pendidikan tinggi itu, dengan universitas, menjadi sangat krusial. Karena bukan saja mereka bisa memakai Indosat sebagai tempat internship, sebagai tempat men-develope kurikulum," jelas Chris.

"Begitu juga kita dalam mengembangkan inovasi-inovasi kita menggunakan baik mahasiswanya, baik hal-hal yang bisa kita kembangkan dan digunakan oleh kita," sambungnya.

Untuk itu, Indosat pun membagikan sejumlah perangkat komputer kepada Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah untuk mendukung program pengembangan pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) yang dijalankan oleh Universitas Ahmad Dahlan.




Selain itu, Chris menambahkan bahwa hingga akhir tahun 2018, 84.230 orang telah merasakan manfaat dari inisiatif Indonesia Belajar. Inisiatif ini sendiri telah berjalan sejak tahun 2006.

Sepanjang tahun 2018, kegiatan CSR Indosat juga berhasil membantu 712.462 orang di seluruh Indonesia melalui berbagai program kegiatan sosial. Chris menegaskan kerjasama dan kegiatan sosial seperti itu akan tetap menjadi fokus penting Indosat.

"Sebagai perusahaan publik, kita wajib punya CSR. Karena kita lagi fokus ekspansi, tapi CSR itu tetap harus ada," pungkasnya.




Tonton juga video 'Menkominfo Enggan Komentari soal Indosat Ooredoo':

[Gambas:Video 20detik]

(vim/krs)