Jumat, 04 Jan 2019 22:05 WIB

Apple Digugat Wanita yang Kepalanya Kena Api dari Charger MacBook

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto ilustrasi MacBook: Getty Images Foto ilustrasi MacBook: Getty Images
Jakarta - Pasangan Penny dan Jerry Manzi melayangkan gugatan kepada Apple. Gara-garanya, charger MagSafe yang digunakan untuk MacBook mengeluarkan percikan api dan membuat tangki oksigen yang digunakan Penny meledak. Ledakan itu membakar wajah dan kepala Penny.

Dilansir detikINET dari CNET, Jumat (4/1/2019), kejadian nahas tersebut sebenarnya terjadi pada bulan Januari 2018. Saat itu Penny sedang menggunakan MacBook-nya, yang terhubung dengan charger MagSafe, di kediamannya di Illinois, AS.




Penny, yang menderita sejumlah penyakit pernapasan, saat itu juga sedang menggunakan tangki oksigen. Nah, pada satu ketika charger MacBook-nya mengeluarkan percikan api dan meledakkan tangki oksigennya.

Dalam gugatan yang kemudian dilayangkan, pihak Penny menuding Apple sudah tahu bahwa MagSafe memiliki berbagai isu. Tapi Apple dianggap sengaja menyesatkan pengguna dengan tidak memberikan peringatan yang cukup akan potensi bahayanya.

Penny dan pasangannnya menuntut Apple membayar ganti rugi sebesar USD 75.000 (sekitar Rp 1 miliar) untuk rasa sakit dan penderitaan yang mereka rasakan di masa lalu dan saat ini, juga kehilangan kehidupan normal, dan biaya pengobatan akibat kebakaran.




Apple sendiri sempat mengadakan program penggantian charger MagSafe karena ada laporan dari pengguna tentang potensi kabel yang mudah terburai, memicu percikan api, meleleh hingga overheat. Charger MagSafe yang rusak juga pernah membakar sebuah rumah di Connecticut, AS pada tahun 2010.

Saat ini, Apple sudah tidak memakai charger MagSafe dan lebih memilih untuk menggunakan USB-C sebagai penyuplai tenaga listrik ke perangkat MacBook.


(vim/krs)