Kamis, 20 Des 2018 18:21 WIB

Orang Indonesia Habiskan Kian Banyak Kuota Internet Tiap Bulan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ada tren orang Indonesia habiskan kian banyak kuota internet per bulan. (Foto: Atsushi Tomura/Getty Images) Ada tren orang Indonesia habiskan kian banyak kuota internet per bulan. (Foto: Atsushi Tomura/Getty Images)
Jakarta - Rupanya ada kecenderungan pengguna internet di Indonesia kini berlangganan paket internet lebih besar, juga menghabiskan kuota internet lebih banyak, tiap bulan.

Hal itu dikatakan Head of Network Solutions Ericsson Indonesia Ronni Nurmal dalam acara di Jakarta, Kamis (20/12/2018). Ia pertama-tama memaparkan data bahwa pengguna internet di Asia Tenggara dan Oseania menghabiskan 2,2 exabytes (EB) kuota internet mobile per bulan, dengan rata-rata kuota internet yang dihabiskan di tiap smartphone aktif mencapai 3,8 GB masing-masing bulan.

Setelah itu Ronni secara spesifik membahas kecenderungan pengguna internet di Indonesia. Menurutnya, saat ini semakin banyak Indonesia yang menghabiskan kuota internet lebih dari 10 GB per bulan.




"Kita lihat ini orang-orang atau devices yang memakai kuota lebih dari 1 GB itu menurun, dari 31% sudah turun jadi sekitar 24%. Yang memakai 1-5 GB turun dari 44% turun jadi cuma 34%," katanya.

Peningkatan itu disebutnya cukup signifikan. Pada Oktober 2017 baru 12% pengguna yang memakai lebih dari 10 GB data per bulan. Sedangkan pada Oktober 2018, pengguna yang menggunakan jumlah data yang sama sudah mencapai 26,8%.




Ronni menjelaskan hal ini didorong oleh tren konsumsi konten video yang semakin meningkat. Apalagi saat ini resolusi video terus meningkat hingga 4K. Ditambah lagi semakin banyak media sosial yang mengusung video sebagai kontennya.

Hal ini tercermin dari melonjaknya konsumsi data untuk mengakses YouTube, yang mencapai 111% di kalangan pengguna internet di Indonesia. Ronni juga membeberkan aplikasi apa saja yang paling banyak menghabiskan kuota pengguna internet Indonesia.

"YouTube itu naik 111%. Instagram itu naik 41%, Facebook itu 30%. WhatsApp itu naik 153%. Google sekitar 68%," jelasnya.



(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed