googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/inet/pop_ups', 'div-gpt-ad-1540563574169-0').addService(googletag.pubads());
Selasa, 02 Okt 2018 20:19 WIB

Sekolah Coding Milik Pendiri Apple Dianggap Tak Berguna

Virgina Maulita Putri - detikInet
Pendiri Apple Steve Wozniak. Foto: GettyImages Pendiri Apple Steve Wozniak. Foto: GettyImages
Jakarta - Salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak, mendirikan sekolah coding online yang dinamai Woz U pada akhir tahun 2017. Tampaknya keterlibatan Wozniak tidak otomatis menjamin kualitas dari Woz U, setidaknya jika menyimak penuturan laporan ini.

Dalam laporan yang dirilis oleh CBS, puluhan murid, mantan murid, dan pegawai mengeluhkan efektivitas sekolah tersebut.

Seorang mantan murid Woz U, Bill Duerr, mengatakan bahwa ia berharap program berdurasi 33 minggu yang membawa nama Wozniak dan berbiaya USD 13.200 (Rp 198 juta) itu akan memberikan pengajaran yang berkualitas. Tetapi harapan Duerr tak terpenuhi.




Ia mengeluhkan materi coding yang penuh dengan typo, 'kuliah langsung' yang ternyata sudah direkam sebelumnya, dan mentor yang tidak memiliki kualifikasi. Bahkan salah satu kelas tidak memiliki instruktur.

"Saya merasa ini merupakan e-book seharga USD 13.000," kata Duerr, seperti dikutip detikINET dari CBS, Selasa (2/10/2018).

"Programnya berantakan, tidak berfungsi di banyak tempat, beberapa kali ditemukan hanya ada hyperlink ke dokumen Microsoft, ke Wikipedia," sambungnya.

Selain mantan murid, mantan pegawai Woz U juga mengutarakan kekecewaan terhadap program ini. Termasuk mantan 'konselor pendaftaran' Woz U, Tim Mionske.

Sebagai konselor, tugas Mionske adalah untuk 'menjual' Woz U kepada calon murid. Ketika divisinya dikembangkan dari 16 menjadi 60 orang, manajemen pun menekan para konselor untuk menjaring murid baru sebanyak-banyaknya.

"Semuanya hanya untuk dorong, dorong, dorong penjualan," ujar Mionske.

Ketika dimintai respons oleh Business Insider tentang laporan ini, Wozniak justru berusaha untuk merendahkan perannya di Woz U dan mengatakan bahwa ia belum melihat laporan CBS.

"Saya tidak terlibat dalam aspek operasi apa pun jadi saya tidak bisa menjawab pertanyaan Anda," kata Wozniak.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang aspek tersebut. Saya dengar semalam bahwa Woz U menanggapi banyak pertanyaam dengan baik, jadi saya yakin itu akan keluar," lanjutnya.




Woz U diluncurkan pada musim gugur tahun 2017 dengan misi untuk membantu manusia menguasai kemampuan coding agar tidak tergusur oleh robot dan kecerdasan buatan (AI). Ketika diluncurkan, Woz U menjanjikan kurikulum pengajaran yang mencakup pengembangan software, keamanan siber, dan ilmu data.


(rns/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed