Kamis, 03 Mei 2018 19:21 WIB

'Nafsu' Belanja Meningkat Saat Ramadan

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Meski dituntut menahan hawa nafsu sepanjang Ramadan, nyatanya hal tersebut tidak berdampak pada perilaku belanja online masyarakat Indonesia. Malah, sepanjang bulan puasa, minat belanja online semakin meningkat.

Setidaknya fakta demikian yang terungkap, berdasarkan data perilaku berbelanja masyarakat Indonesia sepanjang Ramadan 2017 yang dirilis Shopee. Dalam data tersebut, terlihat bagaimana tren berbelanja sepanjang bulan puasa mengalami lonjakan.

"Shopee mencatat jumlah transaksi lebih tinggi dari hari biasa. Rata-rata sehari di atas 300 ribu transaksi. Jumlah ini meningkat 40% dari periode Januari - April," ungkap Rezki Yanuar, Marketing Brand Manager Shopee Indonesia saat acara peluncuran program Ramadan, Jakarta (3/5/2018).

Dikatakan Rezki, Ramadan adalah masa panen emas e-commerce selain akhir tahun. Ada sejumlah faktor pendorong kenapa belanja online masyarakat meningkat saat bulan puasa.


Pertama faktor akses. Sepanjang Ramadan, masyarakat Indonesia punya waktu lebih untuk mengakses e-commerce. Jam-jam di mana orang jarang mengakses, malah membuka situs toko belanja online saat puasa.

"Karena tidak makan siang, mereka mengakses sesuatu. Biasa ada jam-jam ngemil atau sehabis sholat, mereka mengakses sesuatu. Jadi faktor waktu pengaksesan ada peningkatan," terang Rezki.

Faktor kedua, daya beli. Di bulan Ramadan, masyarakat memiliki dana lebih dari Tunjangan Hari Raya (THR). Uang THR ini membuat mereka jadi membeli lebih banyak dari biasanya.

"Karena sudah tau bakal ada THR, barang-barang yang sudah lama mau mereka beli, direalisasikan saat Ramadan," ujar pria berkacamata itu.

'Nafsu' Belanja Meningkat Saat Ramadan Foto: Moch Prima Fauzi/detikINET


Tren Belanja Saat Puasa

Berdasar data dari Shopee, sepanjang Ramadan, ada waktu-waktu di mana terjadi lonjakan akses ke situs belanja online. Waktu tersebut saat sahur dan setelah berbuka puasa.

Menurut Rezki, sepertinya banyak dari masyarakat membuka situs belanja saat menunggu imsak dan sholat Subuh. Begitu pula setelah berbuka, sembari menunggu adzan Isya dan sholat Tarawih mereka melakukan hal yang sama.

"Semoga saja mereka jadi tidak keterusan sehingga mengganggu ibadah Tarawih ya," ujarnya sembari tertawa.

Adapun barang yang banyak diburu adalah busana muslim. Selain itu, banyak pula konsumen membeli pakaian wanita dan barang-barang kategori anak dan balita.

'Nafsu' Belanja Meningkat Saat Ramadan Foto: detikINET/Adi Fida Rahman


Program Khusus Ramadan

Menyadari bakal ada peningkatan pengujung, Shopee menggelar program khusus. Mereka membesut kampanye Big Ramadan Sale. Program ini menawarkan beragam promosi menarik disertai hadiah.

"Akan ada hujan emas, tiap 5 pagi dan 5 sore. Cukup menggoyangkan hp untuk mendapatkan koin emas," kata Rezki.



Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, Shopee mengajak konsumennya untuk berdonasi. Nantinya, di aplikasi Shopee akan ada kanal khusus yang menawarkan donasi mulai Rp 10 ribu hingga Rp 300 ribu.

Selain itu, ada pilihan paket donasi yang bisa dipilih, seperti paket baju sekolah dan paket Lebaran. Hasil donasi akan disalurkan oleh Baznas dan Dompet Dhuafa ke seluruh Indonesia.

"Setiap orang berdonasi akan mendapat tanda terima kasih. Jika diposting di media sosial, satu like bernilai Rp 10. Hasilnya akan dikumpulkan dan disalurkan untuk bantu anak-anak Indonesia yang membutuhkan," jelas Rezki.

Saksikan video 20Detik untuk mengetahui perilaku masyarakat yang semakin doyan belanja lewat online di sini:

[Gambas:Video 20detik] (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed