Minggu, 12 Nov 2017 01:18 WIB

Aplikasi Video Ajak Pengguna Abadikan Momen Harbolnas

Yudhianto - detikInet
Foto: detikINET/Rachmatunnisa Foto: detikINET/Rachmatunnisa
Jakarta - Hypstar, aplikasi pembuat video pendek mengajak penggunanya mengabadikan momen belanja-belanja seiring event Online Revolution yang diadakan sejumlah e-commerce.

Online Revolution atau yang juga bisa dibilang sebagai gelaran pra Harbolnas ini pertama kali muncul di tahun 2012, dengan Lazada Indonesia sebagai pelopornya. Festival belanja ini tercatat berhasil mencapai angka USD 40 miliar transaksi di tahun 2016 lalu.

Nah, memanfaatkan momen festival belanja online yang digelar tiap 11 November ini, Hypstar mengajak penggunanya membuat video pendek yang menceritakan pengalaman berburu barang yang diinginkan di ajang Online Revolution.

Bahkan aplikasi video pendek ini sampai menyiapkan filter khusus bertema festival belanja online, yang bisa dimanfaatkan pengguna menghasilkan video pendek yang kreatif. Sejumlah hadiah juga telah disiapkan bagi video pendek yang dianggap paling ciamik, dengan periode yang dibatasi sampai 13 November mendatang.

Lebih lanjut, aplikasi Hypstar sendiri memungkinkan pengguna untuk membuat video pendek dengan durasi 10-15 detik. Yang membuatnya menarik adalah pembuatan video pendek tersebut bisa disertai berbagai efek dan stiker yang lucu-lucu.

Dengan kelebihan tersebut, Hypstar berharap pengguna bisa memanfaatkannya untuk berbagi pengetahuan, seperti menunjukkan kemampuan bernyanyi, menari, memasak, tutorial makeup, olahraga, keseruan perjalanan wisata, komedi atau bahkan kelucuan hewan peliharaan.

Aplikasi Video Ajak Pengguna Abadikan Momen HarbolnasFoto: Aplikasi Hypstar

Tak hanya itu, aplikasi Hypstar juga memiliki saluran sosial sendiri untuk pengguna berbagi hasil karyanya. Meski begitu bagi pengguna yang ingin membagikan hasil karyanya ke komunitas yang lebih luas, Hypstar tetap membenamkan fitur share yang memungkinkan pengguna berbagi ke media sosial lainnya.

Meski terbilang baru, Hypstar telah sukses meraih jumlah download lebih dari satu juta kali. Padahal aplikasinya sendiri baru diperkenalkan pada pertengahan tahun 2017 lalu.

(yud/yud)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed