Rabu, 25 Okt 2017 15:22 WIB

Teori Sensasional Piramida Dibangun Alien

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Piramida Giza (Foto: Iskandar Zulkarnain/dTraveler) Piramida Giza (Foto: Iskandar Zulkarnain/d'Traveler)
Jakarta - Ada beragam teori unik bahkan sensasional yang berupaya memecahkan teka-teki pembangunan Piramida di Giza, Mesir. Teori tersebut muncul karena pembangunan situs bersejarah tersebut dianggap mustahil dilakukan dengan keterbatasan teknologi pada 4.600 tahun lalu.

Teori sensasional yang satu ini mencoba memecahkan teka-teki tersebut, yakni kedatangan alien ke Mesir ribuan tahun lalu, membantu pembuatan Piramida dengan teknologi canggih yang mereka miliki.

Dikutip detikINET dari Express, Rabu (25/10/2017), teori ini juga menambahkan bahwa pembangunan Piramida sudah dimulai sejak 12.500 tahun yang lalu, jauh sebelum adanya peradaban manusia di Bumi.

Tak hanya Piramida, monumen Stonehenge di Wiltshire, Inggris, juga dianggap mustahil untuk diciptakan menggunakan teknologi manusia saat itu.

Adalah situs Outerworlds yang menyebarkan teori tersebut. Situs ini juga memiliki kanal khusus berisi argumen tentang alien yang membangun Piramida.

Disebutkan pula bahwa dua garis diagonal yang memanjang dari Piramida menuju Sungai Nil menjadi salah satu bukti adanya keterlibatan alien menciptakan Piramida.

Selain itu, Outerworlds.com juga menulis hampir seluruh jajaran Piramida menghadap ke Kutub Utara, padahal saat itu belum ada kompas. Bukti-bukti lain yang disuguhkan website tersebut antara lain:

1. Kecocokan posisi matahari dengan Piramida Agung Giza pada titik balik matahari saat musim panas

2. Kecocokan posisi matahari dengan patung Sphinx ketika titik balik matahari saat musim dingin

3. Selarasnya posisi dari tiga piramida di Giza dengan tiga bintang di dalam Sabuk Orion

4. Pemilihan kepala singa pada patung Sphinx sesuai dengan Sabuk Orion yang melambangkan konstelasi Leo.

"Teknologi yang dimiliki para pendahulu kita, secara matematis, tidak dapat mencapai hal-hal tersebut. Jika manusia tidak bisa melakukannya, maka alien pasti terlibat di dalamnya," demikian argumen yang disampaikan di situs tersebut.

Bantahan logis

Di sisi lain, website Ancientaliensdebunked.com membantah pernyataan tersebut berdasarkan bukti-bukti yang mereka kumpulkan.

Dalam sebuah artikel ditulis bahwa patung Obelisk yang belum selesai dibangun menggunakan 1.000 ton batu granit adalah salah satu kunci bahwa manusia yang membangun Piramida dan Sphinx.

"Objek tersebut memberikan kita bayangan bagaimana batu granit tersebut dipotong dan dipahat, sama halnya dengan bebatuan lain. Setelah dibentuk secara kasar, maka batu tersebut akan dirapikan menggunakan semacam gerinda," tulis website tersebut.

"Sudah banyak batu hingga alat sejenis gerinda yang ditemukan di Mesir. Sekitar 85% bebatuan yang digunakan dalam konstruksi Piramida merupakan batu pasir halus hasil galian yang tidak jauh dari lokasinya," tulisnya menjelaskan.

Temuan terbaru mengenai keberadaan perahu dan semacam gerobak yang dilengkapi tali tebal, juga menunjukkan bahwa batu-batuan tersebut diangkut menggunakan alat tersebut.

Hal ini mengindikasikan bahwa teknik konstruksi yang digunakan memang dapat diaplikasikan oleh manusia tanpa ada campur tangan dari alien. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed