Chief Product Officer Uber Jeff Holden mengatakan bahwa perusahaannya ingin mobilitas di masa depan bisa lebih terakomodasi dengan transportasi udara jarak dekat.
Dalam sebuah presentasi Nantucket Project, Holden menjelaskan bahwa Uber punya ide untuk membuat pesawat kecil yang dilengkapi vertical take-off and landing technology (VTOL).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uber ingin memberikan sebanyak mungkin opsi bagi pengguna kami untuk berpergian," ujarnya seperti dikutip detikINET dari Tech Times, Rabu (28/9/2016).
Dia menambahkan, pesawat dengan teknologi VTOL untuk keperluan komersial bisa saja ditawarkan oleh perusahaannya dalam 10 tahun ke depan. Dia yakin, pesawat VTOL yang hemat tempat bisa menjadi solusi mudah untuk menghindar dari kemacetan di kota-kota padat penduduk.
Sebelumnya, Uber menunjukkan keseriusannya di ranah mobil otonom, dengan menghadirkan mobil tanpa sopir di jalanan kota Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat.
Meski demikian mobil ini masih tetap ditemani sopir, karena seperti dikatakan CEO Uber Travis Kalanick, pengemudi tetap punya peran penting untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Dikatakannya, teknologi tersebut masih tahap awal sehingga memerlukan intervensi dari pengemudi yang duduk di kursi depan dalam berbagai kondisi, termasuk cuaca buruk.
(rns/rou)