BERITA TERBARU
Kamis, 29 Okt 2015 13:25 WIB

Laporan dari Mountain View

Asyik, Internetan dari Balon Google Bisa Tembus 10 Mbps

Ardhi Suryadhi - detikInet
Menkominfo dan Mike Casiddy (ash/inet) Menkominfo dan Mike Casiddy (ash/inet)
Mountain View, California - Balon internet Google yang diberi nama Loon, ternyata menawarkan akses internet yang lumayan cepat. Google mengklaim bisa tembus 10 Mbps.

Mike Casiddy, Vice President Project Loon Google mengungkapkan, balon internet Loon bisa memancarkan sinyal 4G dari ketinggian 20 km di atas permukaan tanah.

Untuk merasakan layanan ini pun pengguna disebut tak butuh mengganti perangkat genggamnya. Sebab sama-sama menggunakan ponsel yang ada di pasaran.

Rencananya, uji jaringan balon internet Google di Indonesia bakal menggandeng tiga operator besar: Telkomsel, Indosat dan XL Axiata. Adapun frekuensi yang digunakan kemungkinan besar di 900 MHz.

Google sejatinya juga berharap pengujian dilakukan pada frekuensi 700 MHz. Hanya saja hal itu sulit dilakukan lantaran frekuensi tersebut masih digunakan untuk TV analog.

"Loon bisa digunakan dengan ponsel 4G yang biasa, dengan menghantarkan kecepatan internet sampai 10 Mbps," ujar Casiddy, dalam acara penandatanganan kesepakatan dengan Telkomsel, Indosat dan XL di Markas Google X, Mountain View, California, Amerika Serikat.

Casiddy menyebut jika satu unit balon Loon dapat terbang sejauh 500 ribu km. Sejauh ini setidaknya sudah ada tiga operator yang menjalin kolaborasi dengan Google untuk menjajal teknologi balon internet tersebut.

"Telefonica di Brasil, Vodafone di Selandia Baru serta Telstra di Australia," ungkapnya.

Balon Loon sendiri berfungsi sebagai menara telepon seluler terbang dengan jangkauan sinyal sampai 40 km. Ia mengangkasa dengan angin stratosferik di ketinggian 20 km atau dua kali pesawat komersial, masing-masing balon memancarkan koneksi internet turun ke permukaan dan bila salah satu balon ini keluar jalur maka balon baru akan menggantikannya.

"Loon cocok digunakan untuk wilayah terpencil yang sangat berat untuk pembangunan infrastruktur secara fisik, misalnya dipisahkan oleh lautan dan hutan belantara," kata Casiddy.

"Beberapa waktu lalu, kami melakukan uji coba di Brasil dan membuka akses internet untuk pertama kalinya bagi sejumlah warga pedesaan di sana. Dan itu menyenangkan," tandasnya.

(ash/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.