Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ramai di Medsos, Kominfo Cek Aplikasi i-Doser

Ramai di Medsos, Kominfo Cek Aplikasi i-Doser


Ayunda Windyastuti Savitri - detikInet

Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Tengah ramai aplikasi i-doser yang dikait-kaitkan dengan kecanduan. Publik banyak menanyakan dan ingin tahu apakah benar aplikasi itu menyebabkan kecanduan.

Rupanya, keramaian mengenai aplikasi itu di media sosial menjadi perhatian Menkominfo Rudiantara. Dia juga sudah meminta 'pasukannya' melakukan pengecekan.

"Sebetulnya kalau i-doser bukan dalam artian dia physical narkoba ya. Itu teori hipnotis atau apa, teman-teman ini sedang cek. Kalau masyarakat katakan ini itu ya kita blok," terang dia usai bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama di balai kota DKI, Selasa (13/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi itu cepet kok. Ada panelnya. Hari ini dievaluasi, kalau harus diblok ya diblok. Kalau tidak ya tidak," urai dia.

Ramainya soal i-doser ini memang muncul di media sosial di Path sejak beberapa waktu lalu. Ada yang bercerita mengenai penggunaan aplikasi itu. Hingga akhirnya menyebar ke media sosial yang lain.

(jsn/fyk)







Hide Ads