Berikut surat terbuka situs Gudang Lagu yang ditujukkan kepada gerakan 'Heal Our Music' yang digagas komunitas industri musik Tanah Air.
----
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya kami ingin menjelaskan beberapa hal tentang posisi kami di internet sebagai situs pencari lagu, bukan situs penyedia lagu. Dimana hal ini juga dilakukan oleh situs-situs pencari yang lain seperti Google, Yahoo dimana mereka juga menampilkan hasil pencarian menuju sumber asli dari file itu berada, begitu juga dengan kami.
Bedanya dimana? bedanya kami orang Indonesia dan berbahasa Indonesia. Bahkan situs luar seperti 4shared.com dll. Tidak ada kepedulian sama sekali terhadap lagu yang mereka simpan. Jangankan menampilkan RBT nya.
Kami di Gudanglagu.com dari dulu senantiasa berusaha semampu kami mendukung industri musik di Indonesia, adapun beberapa langkah yang kami lakukan untuk membantu memajukannya antara lain :
-. Kami selalu menanamkan kebiasaan para pengunduh lagu untuk berlangganan RBT, Ringtone, dimana kami upayakan di setiap halaman sudah terdapat kode RBT yang kami dapat secara otomatis dari internet maupun kami update secara manual, karena sumber data yang terlalu kompleks, masih banyak halaman yang belum berisi RBT yang bisa kami tampilkan di situs Gudanglagu.com itu juga karena keterbatasan informasi yang kami dapat untuk bisa kami gunakan di website kami.
-. Kami senantiasa berusaha menampilkan video klip resmi dari label di setiap lagu, karena kami mengetahui biasanya para label juga disana melakukan promosi RBT, jadi kami senantiasa menampilkan informasi resmi dari label. Namun lagi-lagi karena keterbatasan informasi yang kami dapatkan di YouTube, dimana kami tidak menemukan semua video klip resmi untuk semua lagu, maka kami juga menampilkan hasil pencarian kami dengan video klip bukan keluaran dari label yang official (resmi).
Dan semua upaya ini kami lakukan secara gratis sebagai upaya kami untuk memberikan feedback positif untuk perkembangan industri musik Indonesia.
Kami dan (label dan tim healourmusic) sekarang ini dalam posisi yang sama, sama-sama ingin memajukan industri musik supaya bisa lebih pesat lagi ke depannya, untuk itu dengan perkembangan dan isu yang berkembang sekarang ini, kami ingin memberikan masukan selain masukan yang sudah pernah kami utarakan kemarin antara lain :
-. Para distributor musik juga membuatkan lagu demo yang bisa kami grab dengan teknologi API, dimana user bisa mengunduh lagu versi demo ini dengan konsekuensi mereka mendapatkan kualitas musik yang sudah diturunkan bitratenya misalnya ke bitrate 64/128 dan yang original menggunakan bitrate 164/256.
Jadi harapannya jika mereka ingin mendapatkan versi lagu yang asli dengan kualitas terbaik, mereka harus membayarnya dan ini sudah dilakukan oleh situs-situs distritbutor di luar negeri.
Karena dari pandangan kami download gratis tidak bisa dibendung dengan blokir satu dua situs, karena hanya akan membuat jalan tikus yang semakin sulit diidentifikasi.
Bahkan terakhir beberapa situs sudah kami lihat bermigrasi ke alamat yang lain untuk selamat dari blokir.
-. Disediakan ruang untuk kami mendistribusikan musik legal berbayar. Kami tidak tahu harus mencari musik legal dimana, sistemnya mungkin kami bisa bantu membangun. Kami siap duduk bersama untuk membantu masalah ini.
Demikian beberapa masukan dari kami, kami selalu menunggu feedback dari para tim Heal Our Music.
salam
gudanglagu
----
Ya, semoga saja niat baik dari kedua belah pihak dapat terealisasi. Sebab sebelumnya, Heru Nugroho -- salah satu penggiat gerakan Heal Our Music -- mengaku sudah melakukan pendekatan ke situs-situs yang dituding menyimpan konten ilegal tersebut, termasuk Gudang Lagu. Namun sayang tidak mendapat respons.
"GudangLagu, misalnya, sudah 2-3 kali di-email tapi tidak ada balasan," katanya.
Bahkan, tim dari Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri) sudah berusaha mendatangi lokasi yang disebutkan dalam pendaftaran nama domain. Ternyata, ujarnya, alamat itu pun palsu.
"Tim Heal our Music sudah menghubungi ke-20 situs itu, dan tidak ada respons. Ini ada indikasi, mereka punya niat tidak baik," ia melanjutkan.
Gerakan Heal our Music sendiri diikuti oleh berbagai pihak, termasuk asosiasi musik seperti Asirindo, Prisindo, PAMMI, RMI, PAPPRI, ASIRI, APMINDO, Gaperindo, WAMI, dan KCI.
(ash/rns)