Apple Naikkan Harga App Store di Banyak Negara, Indonesia Kena?

ADVERTISEMENT

Apple Naikkan Harga App Store di Banyak Negara, Indonesia Kena?

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 21 Sep 2022 06:46 WIB
App Store
Apple menaikan harga App Store di banyak negara. Foto: Apple
Jakarta -

Apple baru saja mengumumkan rencana menaikkan harga aplikasi dan game di App Store. Kenaikan harga yang akan mulai berlaku 5 Oktober mendatang.

Raksasa teknologi pembuat iPhone 14 ini belum merinci persis mengapa harga naik. Tetapi dengan euro dan yen berjuang melawan dolar yang kuat, jelas ini didorong oleh fluktuasi mata uang yang telah dipengaruhi oleh inflasi dan kenaikan biaya energi.

Negara-negara yang bakal terkena imbas kebijakan ini meliputi seluruh Eropa yang menggunakan Euro. Selain itu ada Swiss, Korea Selatan, Chili, Mesir, Malaysia, Pakistan, Vietnam dan Jepang ikut terdampak kenaikan harga.

Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan cara kerja harga di App Store, Apple menawarkan beberapa batasan kepada pengembang tentang berapa harga aplikasinya. Nah batasan tersebut yang bakal meningkat, namun persentasenya berbeda di tiap negara.

Semua pasar Eropa, kecuali Montenegro, tingkat satu akan meningkat dari 0,99 Euro menjadi 1,19 Euro, naik 20%. Sedangkan tingkat maksimum naik dari 999 Euro menjadi 1.199 Euro.

Sementara di Jepang kenaikannya lebih dari 30%. Itu lantaran penurunan nilai yen terendah dalam 24 tahun terhadap dolar AS.

Reuters melaporkan bahwa Apple secara berkala menyesuaikan harga App Store untuk fluktuasi mata uang. Karena itu mereka sempat menurunkan harga aplikasi dasar 1,09 Euro menjadi 0,99 Euro tahun lalu .

Perubahan harga App Store terjadi hanya beberapa minggu setelah Apple menaikkan harga model iPhone 14 dan Apple Watch Series 8 baru di banyak pasar di luar AS. iPhone 14 sekarang mulai dari £ 849 di Inggris, sedangkan iPhone 13 mulai dari £ 779 tahun lalu.

Harga iPhone telah melonjak dari 909 euro menjadi 1.019 euro di Irlandia, dan lonjakan harga serupa dapat ditemukan di seluruh Eropa. Analis menempatkan kenaikan harga imbas dari dolar AS yang kuat.



Simak Video "3 Model Apple Watch Terbaru"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT