Momen tak terduga terjadi di panggung India AI Impact Summit 2026 dan langsung viral di media sosial. CEO Sam Altman dan CEO Dario Amodei terlihat menghindari saling bergandengan tangan saat sesi foto bersama Perdana Menteri Narendra Modi.
Video singkat dari kejadian tersebut menyebar cepat di Instagram, X, hingga Reddit. Banyak netizen menyebutnya sebagai simbol "perang dingin" dua raksasa AI dunia: OpenAI dan Anthropic.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis (19/2/2026) dalam sesi foto grup para pemimpin teknologi global. Modi berdiri di tengah, menggenggam tangan Altman di sebelah kirinya dan CEO Google/Alphabet Sundar Pichai di sebelah kanannya. Ia lalu mengangkat tangan mereka tinggi-tinggi sebagai simbol solidaritas dan kolaborasi AI global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peserta lain, termasuk CEO Google DeepMind Demis Hassabis dan Chief AI Officer Meta Alexandr Wang, mengikuti gestur tersebut dengan saling bergandengan tangan.
Namun, ketika giliran Altman dan Amodei-yang berdiri bersebelahan-keduanya tampak ragu sejenak. Alih-alih saling menggenggam, mereka justru mengangkat tangan masing-masing dalam bentuk kepalan (fist raise) tanpa kontak fisik.
Gestur singkat itu cukup untuk memicu spekulasi luas di dunia maya.
Banyak warganet menilai momen tersebut mencerminkan rivalitas panjang antara OpenAI dan Anthropic. Keduanya kini bersaing ketat dalam pengembangan model bahasa besar (LLM), dengan ChatGPT milik OpenAI berhadapan langsung dengan Claude besutan Anthropic.
Dario Amodei bukan sosok asing bagi OpenAI. Ia pernah menjabat sebagai Vice President of Research sebelum keluar pada 2020 bersama sejumlah peneliti senior, termasuk Daniela Amodei. Perbedaan visi menjadi alasan utama: Anthropic mengusung pendekatan "safety-first", sementara OpenAI lebih agresif dalam komersialisasi dan ekspansi produk.
Persaingan semakin terasa dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah kampanye iklan Anthropic yang menyoroti isu keamanan AI-yang oleh sebagian pengamat dianggap sebagai sindiran halus terhadap OpenAI.
Menanggapi viralnya video tersebut, Altman memberikan penjelasan singkat kepada wartawan.
Ia mengaku sempat kebingungan karena Modi tiba-tiba menggenggam dan mengangkat tangannya. "Saya agak bingung dan tidak tahu harus melakukan apa," ujarnya dikutip dari Indiatimes.
Meski begitu, publik terlanjur membingkai momen tersebut sebagai "cold war" simbolis di panggung global.
Siddharth Bhatia, salah satu pendiri startup AI Puch AI, menulis di X: "Kapan AGI (Artificial General Intelligence)? Hari ketika Dario dan Sam bergandengan tangan."
Justine Moore, seorang mitra investasi di Andreesen Horowitz, membagikan sebuah foto dengan tulisan: "Ketika Anda dipaksa mengerjakan proyek kelompok dengan rekan Anda."
Seperti diketahui OpenAI dan Anthropic baru-baru ini saling menyerang terkait potensi penggunaan iklan dalam model AI. Bulan lalu, Anthropic merilis iklan Super Bowl yang menyindir rencana OpenAI untuk mulai menguji iklan bagi pengguna gratis dan pelanggan ChatGPT Go di AS.
Altman menyebut iklan-iklan itu "jelas tidak jujur," dan mengatakan: "Saya kira sudah menjadi ciri khas Anthropic untuk menggunakan iklan yang menipu untuk mengkritik iklan-iklan menipu teoretis yang tidak nyata, tetapi iklan Super Bowl bukanlah tempat yang saya harapkan."
Kepala bagian pelanggan Anthropic, Paul Smith, kemudian mengatakan kepada CNBC bahwa perusahaan tersebut fokus pada pengembangan bisnisnya daripada membuat "berita utama yang sensasional," dalam sindiran terselubung terhadap OpenAI.
(afr/afr)


