Dokter Ini Terpaksa Jual Mobil Gara-gara Game iPhone

Dokter Ini Terpaksa Jual Mobil Gara-gara Game iPhone

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 01 Jul 2021 06:17 WIB
App Store
Foto: shutterstock
Jakarta -

Seorang dokter asal Wales bernama Dr. Muhammad Mutaza terpaksa menjual mobilnya gara-gara game di iPhone. Lho, kok bisa?

Kisah sedihnya ini berawal saat Dr. Mutaza mengizinkan anaknya yang berusia tujuh tahun untuk bermain game di iPhone miliknya. Anaknya yang bernama Ashaz itu hanya diberi waktu 60 menit untuk bermain game Dragons: Rise of Berk.

Dalam waktu 60 menit itu, Ashaz sukses membuat tagihan kartu kredit ayahnya itu melonjak menjadi USD 1.800 lewat transaksi mikro di game, atau in app purchase, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Kamis (1/7/2021).

Dr. Mutaza tentu tak menyangka tagihan kartu kreditnya bakal membengkak, yang ada di pikirannya adalah, Dragons: Rise of Berk merupakan game gratis. Hal itu juga yang membuatnya memberi izin pada Azhas untuk bermain game tersebut.

Namun yang terjadi adalah anaknya itu -- yang mengetahui password akun Apple ayahnya -- melakukan 30 kali pembelian dalam game dengan nilai masing-masing sekitar USD 137.

Sebenarnya, untuk setiap pembelian itu Apple mengirimkan notifikasi lewat email, sayangnya, email yang dipakai itu adalah email yang jarang dibukanya. Ia pun marah dan melayangkan protesnya karena merasa diakali oleh Apple, padahal ia adalah konsumen Apple sejak 2005.

"Hebat, kalian sukses memeras saya, selamat kalian sukses memeras anak saya. Kalian menipunya," ujarnya sambil bersumpah tak akan mengeluarkan sepeser uang pun untuk membeli produk Apple.

Apple sebenarnya memberikan refund setelah Dr. Mutaza melayangkan protesnya, namun hanya USD 290 yang dikembalikan. Alhasil untuk membayar sisa tagihannya itu Dr. Mutaza harus menjual mobil Toyota-nya (tak disebutkan model mobil apa yang ia jual).

Sebenarnya, Apple sudah menyarankan agar iPhone yang dipakai anak berusia di bawah 13 tahun harus diaktifkan opsi 'Ask to Buy'-nya. Tujuannya agar anak-anak tetap bisa mencari aplikasi, namun akan memberikan pemberitahuan pada orang tua saat si anak akan membeli atau mengunduh aplikasi.

Namun untuk kasus Dr. Mutaza, karena yang dipakai adalah iPhone miliknya, maka fitur 'Ask to Buy' itu tidak diaktifkan.



Simak Video "iPhone 13 Diejek Samsung"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)