Microsoft Hapus Internet Explorer dari Windows 11

Microsoft Hapus Internet Explorer dari Windows 11

Panji Saputro - detikInet
Minggu, 27 Jun 2021 19:31 WIB
Jakarta -

Setelah lebih dari 20 tahun beroperasi, ini pertama kalinya Windows tidak akan menghadirkan Internet Explorer di sistem operasi terbarunya. Microsoft menghapus Internet Explorer dari Windows 11.

Microsoft sudah punya niatan menghentikan Internet Explorer tahun depan. Terhitung tanggal 15 Juni 2022, Internet Explorer akan ditinggalkan dan perusahaan yang didirikan Bill Gates ini lebih mengedepankan Microsoft Edge sebagai penggantinya.

"Aplikasi desktop Internet Explorer 11 tidak akan tersedia di Windows 11. Microsoft Edge adalah browser default untuk Windows 11," jelas juru bicara Microsoft, dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (27/6/2021).

Kendati begitu, Microsoft menegaskan bahwa Long-Term Servicing Channel (LTSC) untuk Windows 10 masih bisa menggunakan Internet Explorer. Sedangkan bagi pengguna Windows 11, mereka akan dialihkan penggunaan Internet Explorer ke Microsoft Edge.

Sebelum Miscrosoft benar-benar mengakhiri riwayat Internet Explorer, perusahaan piranti lunak ini secara bertahap tidak lagi menggunakan browser tersebut. Seiring berjalannya waktu, Microsoft tidak akan lagi mendukung Internet Explorer 11 untuk layanan online Microsoft, seperti Office 365, Outlook dan lainnya pada 17 Agustus mendatang.

Beberapa hari lalu, Microsoft baru saja mengumumkan kehadiran Windows 11 ke publik. Sistem operasi yang ditawarkan edisi kali ini membawa antarmuka sederhana, peningkatan kinerja, pengalaman multitasking dan lain sebagainya.

Windows 11 memboyong banyak fitur baru, mulai dari menempatkan tombol Start ke tengah, menyediakan tema Dark Mode, aneka Widget yang menarik, fitur Snap Layout, menawarkan game Xbox, mengintegrasikan Teams, memberikan tampilan berbeda di Windows Store, dan penggunaan aplikasi android.

Namun, perlu diingat, ada syarat tertentu yang harus dipenuhi agar detikers bisa menjalankan Windows 11, yakni pastikan prosesor perangkat kalian minimal sekali 1 GHz dengan dua core.

Kemudian, perangkat tersebut sudah RAM 4GB dan menyisihkan storage sebanyak 64GB, DirectX 12 dan layar minimal 9 inch 720p. Selain itu, kalian harus memastikan memiliki Trusted Platform Module (TPM) 2.0.

Modul TPM ini seharusnya ada di semua PC, namun ada kemungkinan belum diaktifkan di BIOS. Bila kalian belum mengaktifkannya, maka PC yang dimiliki tidak akan kompatibel dengan Windows 11.

(hps/agt)