Razer Bakal Produksi dan Jual Masker Canggih

Razer Bakal Produksi dan Jual Masker Canggih

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 28 Mar 2021 09:04 WIB
Masker pintar Razer
Razer Bakal Produksi dan Jual Masker Canggih. Foto: Razer
Jakarta -

Pada perhelatan CES awal tahun ini, Razer memperkenalkan prototipe masker berteknologi tinggi dengan lampu RGB bernama Project Hazel. Kini, Razer mengonfirmasi akan memproduksi massal masker canggih ini.

Meski lebih dikenal sebagai produsen perangkat gaming, Razer ternyata tidak asing dalam produksi masker. Selama pandemi, mereka mengalihkan fasilitas produksinya untuk memproduksi jutaan masker yang disumbangkan secara global.

CEO Razer Min-Liang Tan memang tidak menyebutkan kapan pastinya masker itu akan mulai diproduksi. Namun dia menjelaskan mengapa Razer memutuskan untuk mewujudkannya.

Dikatakan Min-Liang, perusahaannya menyadari bahwa orang mungkin masih perlu menggunakan masker bahkan meski sudah melakukan vaksinasi sebagai tindakan pencegahan ekstra.

"Selain itu, banyak negara mungkin tidak dapat memvaksinasi seluruh populasinya dalam satu atau dua tahun ke depan, yang berarti sebagian besar orang masih harus terus menggunakan masker untuk perlindungan," kata Min-Liang seperti dikutip dari The Verge.

"Jadi dengan pemikiran tersebut, kami akan mewujudkan prototipe masker ini. Memproduksi masker Razer merupakan salah satu hal besar bagi kami. Dan saya pikir kita semua, sayangnya, masih akan memakai masker untuk waktu yang lama," sambungnya.

Masker canggih Razer punya fitur utama katup udara di sisi kiri dan kanan yang digunakan sebagai ventilasi. Project Hazel menggunakan ventilator berbentuk disk yang bisa menyaring udara yang dihirup serta karbondioksida yang dihembuskan.

Masker pintar RazerFoto: Razer

Razer mengklaim masker ini akan bisa menyaring 95% partikel di udara, termasuk virus Corona dan patogen umum lainnya. Ventilator ini bisa dilepas dan diisi ulang dayanya, tapi Razer belum mengungkap berapa lama ventilator ini akan efektif. Saat penyaringnya butuh diganti, Razer membayangkan pengguna akan mendapatkan notifikasi lewat aplikasi di smartphone.

Masker ini juga dilengkapi dengan mikrofon dan amplifier yang ditaruh di ventilator. Fitur ini bisa mengeraskan suara pengguna jadi tidak perlu lagi melepaskan masker karena takut suaranya terdengar tidak jelas.

Meski mengusung banyak teknologi, Razer memastikan masker Project Hazel tetap nyaman digunakan. Masker ini membuat segel di sekitar hidung dan dagu dengan pelindung silikon, dan menggunakan earloop yang bisa disesuaikan.

Bagian depan masker dibuat menggunakan plastik daur ulang yang tahan air dan goresan. Plastik ini memiliki desain transparan agar lawan bicara bisa melihat ekspresi pengguna dan membaca gerakan bibir.

Bukan produk Razer namanya jika tidak memiliki RGB LED yang bisa menampilkan jutaan warna. Pengguna bakal bisa mengatur warna di sekeliling katup sesuai keinginannya. Saat di kondisi minim cahaya, LED ini akan aktif secara otomatis agar orang lain bisa melihat saat pengguna berbicara.

Razer juga mengembangkan charging case untuk masker Project Hazel yang juga berfungsi untuk mensterilkan masker dengan sinar UV saat tidak digunakan.



Simak Video "Hasil Simulasi Superkomputer Jepang, Pakai Dua Masker Kurang Efektif"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)