ZTE Pamerkan Kamera Bawah Layar dengan Banyak Peningkatan

ZTE Pamerkan Kamera Bawah Layar dengan Banyak Peningkatan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 25 Feb 2021 07:54 WIB
kamera bawah layar generasi kedua dari ZTE dipamerkan di MWC Shanghai 2021.
ZTE Pamerkan Kamera Bawah Layar Baru yang Bawa Banyak Peningkatan Foto: Weibo/ZTE Mobile
Jakarta -

ZTE memamerkan teknologi kamera bawah layar baru di event Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2021 di China. Teknologi generasi kedua ini dijanjikan membawa banyak peningkatan dibandingkan pendahulunya.

Seperti diketahui, ZTE menjadi vendor pertama yang meluncurkan ponsel dengan teknologi kamera bawah layar lewat ZTE Axon 20 5G. Tapi teknologi tersebut disambut dengan dingin karena hasil selfie yang diambil tidak memuaskan.

Setekah dipamerkan di MWC Shanghai, ZTE memamerkan prototipe ponsel yang diduga sebagai ZTE Axon 30 Pro dengan teknologi kamera bawah layar (under display/UD) lewat postingan di Weibo.

Untuk teknologi kamera UD generasi kedua ini, ZTE membawa peningkatan dari segi kepadatan pixel layar yang berada di atas kamera. Jika kepadatan pixel di Axon 20 5G sebesar 200 PPI, prototipe terbaru ZTE menggandakannya menjadi 400 PPI, seperti dikutip dari Android Authority, Kamis (25/2/2021).

Selain itu, area layar yang berada di atas kamera selfie juga lebih konsisten dengan keseluruhan area display. Artinya, solusi terbaru ini berhasil mengurangi efek berkabut yang muncul di layar di atas kamera.

Panel baru ini juga mendukung refresh rate 120Hz, lebih tinggi dari refresh rate 90Hz di Axon 20 5G. Sayangnya ZTE tidak mengungkap peningkatan apa saja yang dibawa untuk mendongrak performa kamera depannya.

Ini bukan satu-satunya teknologi yang dipamerkan ZTE di MWC Shanghai. Dalam postingan Weibo terpisah, ZTE mengungkap teknologi pemindai cahaya berstruktur 3D pertama di dunia yang ditempatkan di bawah layar.

kamera bawah layar generasi kedua dari ZTE dipamerkan di MWC Shanghai 2021.Kamera bawah layar generasi kedua dari ZTE dipamerkan di MWC Shanghai 2021. Foto: Weibo/ZTE Mobile

Fitur ini kemungkinan akan hadir di ZTE Axon 30 Pro yang memungkinkan ponsel untuk memindai dan mengenali wajah secara tiga dimensi. Sebelumnya teknologi seperti ini telah digunakan di iPhone X dan Huawei Mate 20 Pro.

ZTE mengklaim keamanan biometrik dari sensor terbarunya jauh lebih superior ketimbang kamera biasa yang hanya bisa memindai gambar secara dua dimensi.

Selain untuk membuka kunci ponsel menggunakan wajah, ZTE mengatakan teknologi ini juga bisa digunakan untuk membuat model 3D, augmented reality (AR) dan memverifikasi pembayaran.



Simak Video "Swedia Larang Huawei dan ZTE, China Protes"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/rns)