Inovasi Huawei untuk Meringankan Dampak COVID-19

MWC Shanghai 2021

Inovasi Huawei untuk Meringankan Dampak COVID-19

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 24 Feb 2021 07:15 WIB
Deputi Chairman Huawei Ken Hu
Deputi Chairman Huawei Ken Hu. Foto: Dok. Huawei
Jakarta -

Teknologi punya peran penting dalam memerangi pandemi COVID-19, itu adalah tema besar yang disampaikan Deputi Chairman Huawei Ken Hu dalam pembukaan Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2021.

"Inovasi bukan sekadar solusi untuk memecahkan tantangan yang kita hadapi saat ini. Ini adalah tentang solusi yang mampu menjadikan hari esok lebih terang. Setelah pandemi dapat kita kendalikan, kita perlu berpikir keras tentang bagaimana kita dapat berinovasi untuk meningkatkan kualitas hidup, membuat bisnis lebih cerdas, dan menciptakan dunia yang makin inklusif," ujar Hu.

Ia menjelaskan bahwa situasi meluasnya kesenjangan digital yang disebabkan oleh ketidaksetaraan akses ke teknologi digital dan keterampilan digital makin diperburuk oleh pandemi COVID-19.

"Kami harus fokus pada inovasi untuk mampu menjembatani kesenjangan sosial ekonomi serta mampu mendorong inklusi digital," tambahnya.

COVID-19 telah menciptakan banyak kebutuhan baru untuk infrastruktur digital. Selama setahun terakhir, Huawei mengaku bekerja sama dengan operator telekomunikasi untuk memastikan stabilitas di lebih dari 300 jaringan di 170 negara.

Di Indonesia, Huawei menggunakan teknologi pengiriman digital terbaru untuk mempercepat pemasangan lebih dari 50.000 BTS. Di Ningxia, Tiongkok,routerterintegrasi Huawei memungkinkan aksesmulti-cloudbagi perusahaan-perusahaan skala besar, membantu mereka bermigrasi keclouddengan lebih cepat dengan biaya lebih rendah.

"Saat kita menatap ke depan ke arah pemulihan. Kita perlu memastikan bahwa inovasi tidak hanya tentang hari ini, namun ini adalah tentang menjadikan hari esok yang lebih terang dan lebih baik, serta mampu menciptakan nilai-nilai sosial yang lebih besar," tambahnya.

Inovasi Huawei
Dalam sambutannya itu, Hu juga memamerkan inovasi seperti aplikasi Cyberverse Huawei, sebuah aplikasi AR canggih yang mendemonstrasikan bagaimana jaringan 5G, perangkat 5G, dan teknologi AR dapat diintegrasikan untuk menciptakan pengalaman virtual yang lebih imersif, seperti pengalaman yang seolah-olah berada di hutan seperti aslinya, atau simulasi di luar angkasa.

Aplikasi baru ini memungkinkan pengintegrasian realitas virtual dan fisik dengan presisi tinggi, kemampuan pemosisian tingkat sentimeter, daya komputasi besar, dan transmisi bandwidth tinggi melalui 5G. Huawei berharap Cyberverse dapat menciptakan banyak peluang pertumbuhan baru di berbagai sektor, termasuk pendidikan, hiburan, pariwisata, transportasi, dan navigasi.

Huawei pun memfokuskan untuk inovasi dalam teknologi 5G untuk membantu mendorong transformasi digital di semua industri. Menurut Hu, inovasi tersebut difokuskan dalam tiga bidang: teknologi, produk, dan aplikasi.

  • Teknologi:Solusi 5G Super Uplink terbaru dari Huawei menghadirkan kecepatan uplink yang tak tertandingi, membantu perusahaan mengatasi hambatan utama dalam industri Internet.
  • Produk:Produk-produk komputasi edge 5G Huawei yang terkonvergensi sepenuhnya telah mempercepat penggelaran situs komputasi edge hingga faktor 10.
  • Aplikasi:Lab WirelessX Huawei mengembangkan aplikasi-aplikasi 5G dengan mitra di berbagai domain, seperti manufaktur, perawatan kesehatan, keuangan, dan transportasi. Dengan para mitra ini, Huawei sedang menjajaki bagaimana 5G dapat membantu berbagai industrigo-digital dengan lebih efektif.

Huawei juga membangun kerja sama erat dengan pelanggan dan mitra untuk mendorong inovasi dalam 5G. Huawei saat ini bekerja dengan mitra ekosistem untuk mengembangkan perangkat yang ditargetkan memenuhi kebutuhan industri tertentu.

Hu melaporkan, dalam kolaborasinya dengan para mitra dan operator regional, Huawei telah menandatangani lebih dari 1.000 kontrak untuk aplikasi industri 5G di lebih dari 20 industri.



Simak Video "Huawei Rilis Ponsel Lipat Mate X2 di China"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)