Kehadiran kecerdasan buatan (AI) di smartphone kini tidak lagi sebatas chatbot untuk menjawab pertanyaan. Samsung mengintegrasikan Gemini Notebook, yang sebelumnya dikenal sebagai NotebookLM, ke Galaxy Z Fold8 Ultra untuk membantu pengguna mengolah berbagai sumber informasi langsung dari perangkat.
Integrasi tersebut memungkinkan pengguna menganalisis dokumen, catatan, hingga rekaman suara dalam satu ruang kerja. Kemampuan ini menyasar profesional, jurnalis, mahasiswa, peneliti, dan pengguna lain yang membutuhkan produktivitas tinggi saat bepergian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, mengatakan integrasi Gemini Notebook dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang ingin bekerja dengan banyak sumber sekaligus.
"Biasanya pain point-nya adalah kita merasa sudah ada AI untuk diskusi, bertanya, atau bikin script. Namun, yang berbeda di Z Fold8 Series adalah hadirnya integrasi NotebookLM yang langsung integrated dengan AI di perangkat," kata Ilham di Jakarta.
"Kalau kita perlu brainstorming dengan file atau multiple sources yang kita punya sebelumnya, prosesnya jadi jauh lebih komprehensif dan efisien," sambungnya.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Foto: Adi FR/detikINET |
Apa Fungsi Gemini Notebook di Galaxy Z Fold8 Ultra?
Berbeda dari chatbot AI yang umumnya digunakan untuk menjawab pertanyaan singkat, Gemini Notebook dapat bekerja berdasarkan sumber yang dimasukkan pengguna. Sumber tersebut dapat berupa dokumen PDF, catatan, materi presentasi, hingga rekaman audio.
Pengguna bisa menggabungkan beberapa sumber ke dalam satu ruang kerja. AI kemudian membantu merangkum informasi, mencari poin penting, membandingkan isi dokumen, serta menyusun materi baru berdasarkan data yang tersedia.
Kemampuan tersebut semakin optimal berkat layar lipat berukuran besar yang dimiliki Galaxy Z Fold8 Ultra. Pengguna dapat membaca dokumen di satu sisi layar sambil berdiskusi dengan AI atau menyusun catatan di sisi lainnya melalui fitur multi-window.
Pengguna pun tidak perlu terus berpindah aplikasi ketika bekerja. Proses membaca, menganalisis, dan menyusun materi bisa dilakukan dalam satu alur yang lebih praktis.
Bagi jurnalis dan kreator konten, Gemini Notebook dapat membantu mengolah materi liputan. Pengguna, misalnya, bisa memasukkan siaran pers dalam format PDF, catatan wawancara, dan rekaman suara narasumber secara bersamaan.
Galaxy Z Fold8 Ultra Foto: Adi FR/detikINET |
AI kemudian dapat diminta mencari kutipan penting, merangkum informasi, hingga membantu membuat kerangka artikel atau naskah video. Hasilnya juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya bahasa yang diinginkan pengguna.
"Untuk teman-teman jurnalis atau profesional, ini akan sangat memudahkan. Misalnya ada footage rekaman, diunggah bersama press release ke NotebookLM ini, dia akan membantu menyusun sesuai kebutuhan dan tone yang diinginkan," jelas Ilham.
Untuk mahasiswa dan peneliti, Gemini Notebook bisa dimanfaatkan untuk menganalisis sejumlah jurnal ilmiah. Pengguna dapat meminta AI merangkum temuan utama, menjelaskan istilah yang rumit, atau membandingkan informasi dari beberapa sumber.
Sementara itu, pekerja profesional dapat menggunakannya untuk menyusun proposal, materi rapat, dan laporan. Penyelenggara acara juga bisa memasukkan rekaman diskusi serta dokumen referensi untuk membuat kerangka briefing maupun susunan acara.



