Kamis, 27 Feb 2020 09:20 WIB

'Teknologi Quick Charge Bakal Ditinggalkan'

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Recci Powerbank Foto: Dok. Recci
Jakarta -

Teknologi pengisian baterai cepat milik Qualcomm yang bernama Quick Charge disebut bakal ditinggalkan lama-kelamaan. Apa penyebabnya?

Menurut Dendi Hartedi, Product Manager Recci, ada satu masalah utama yang membuat teknologi tersebut bakal ditinggalkan. Yaitu kewajiban untuk menggunakan chip buatan mereka agar bisa menikmati teknologi pengisian cepat itu.

"Quick Charge akan ditinggalkan karena teknologinya tidak bisa digunakan untuk semua tipe ponsel, alias hanya untuk perangkat yang menggunakan prosesor atau chipset Qualcomm," ujarnya dalam keterangan yang diterima detikINET.

Recci sendiri adalah produsen aksesoris ponsel, salah satunya adalah earphone, kabel data, charger dan powerbank. Baru-baru ini mereka hadir di Indonesia di dengan PT Intertekno Maju Indonesia sebagai distributornya.

Mereka hadir di Indonesia dengan membawa sejumlah powerbank, antara lain adalah RPB-P03, RPB-P02, RPA-10000PD, RPB-P01, Fashion, dan Lustre. Harga produk tersebut mulai dari Rp 200 ribuan hingga Rp 600 ribu, dan tersedia di sejumlah ecommerce di Indonesia.

Salah satu diferensiasi yang ditawarkan oleh Recci dibanding pabrikan aksesoris lain adalah garansi seumur hidup untuk beberapa seri produknya, yaitu kabel data di seri Astral dan Armor.

'Teknologi Quick Charge Bakal Ditinggalkan'


Simak Video "Qualcomm: 5G Bukan Cuma soal Internet Ngebut"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)