Jumat, 21 Jun 2019 11:06 WIB

Pasar Ponsel Premium Merosot

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Stephen Lam/Reuters Foto: Stephen Lam/Reuters
Jakarta - Laporan terbaru Counterpoint menyatakan pasar untuk ponsel premium merosot 8% secara global selama Q1 2019.

Sebagai catatan, ponsel premium menurut Counterpoint adalah ponsel yang harganya di atas USD 400 atau sekitar Rp 5,6 juta. Segmen ini dikuasai Apple dengan pengapalan mencapai 47% dibanding pabrikan lain.

Padahal pengapalan iPhone sudah merosot 20%, yang salah satu alasannya adalah konsumen bertahan lebih lama dalam menggunakan iPhone-nya, dari 2 tahun menjadi 3 tahun.




"Menurut analisis kami, tren pengguna memakai iPhone-nya lebih lama berdampak pada pengapalan Apple," tulis Varun Mishra dari Counterpoint, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Kamis (20/6/2019).

Huawei masih tercatat sebagai pemain terbesar ke-3 di ranah ponsel premium, dengan kesuksesan kerja sama mereka dengan Leica di kelas ponsel itu. Pengapalan mereka bisa menyalip Apple di China walaupun ada masalah besar yang menanti mereka di kuartal-kuartal selanjutnya, yaitu masuk ke daftar hitam Amerika Serikat.

Ponsel premium sendiri memegang peran sebesar 16% di pengapalan ponsel Huawei secara keseluruhan, dan segmen ini adalah bagian yang paling menguntungkan. Namun dengan menurunnya penjualan, Huawei tentu harus mengurangi gelontoran dana mereka untuk marketing serta riset dan pengembangannya.

Ada satu perusahaan yang bisa mengambil keuntungan dari kesulitan yang dialami oleh Apple dan Huawei, yaitu Samsung. Pengapalan ponsel premium Samsung selama Q1 2019 mencapai 25% secara global.




Para analis menyebut alasannya adalah Galaxy S10 dianggap mempunyai nilai lebih baik dibanding jajaran iPhone anyar. Hal tersebut membuat Samsung bisa mencapai pangsa pasar premiumnya yang terbaik selama 12 bulan ke belakang.

Selain Apple, Samsung, dan Huawei, ada nama-nama baru yang mulai merangsek naik meski persentasenya sangat kecil, seperti OnePlus dan Google yang masing-masing memegang 2% pengapalan ponsel premium secara global.

Pasar ponsel premium diperkirakan baru akan membaik saat ponsel 5G mulai berdatangan. Pasalnya teknologi anyar itu diperkirakan membutuhkan waktu lama sampai bisa tersedia di ponsel kelas menengah, sehingga semua ponsel 5G keluaran 2019 dan 2020 diperkirakan adalah ponsel premium.


(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed