Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pendiri Raksasa Toko Online Tewas di Thailand, Jatuh dari Apartemen

Pendiri Raksasa Toko Online Tewas di Thailand, Jatuh dari Apartemen


Fino Yurio Kristo - detikInet

Pantai Pattaya
Pattaya, Thailand. Foto: Tourism Authority of Thailand
Bangkok -

Salah satu pendiri raksasa toko online Inggris, Asos, meninggal dunia setelah jatuh dari sebuah gedung apartemen di Thailand. Polisi Thailand mengidentifikasi Quentin Griffiths sebagai pria yang ditemukan tewas di Pattaya pada 9 Februari lalu.

Penyelidik mengatakan ke BBC bahwa Griffiths, warga negara Inggris, sendirian saat kejadian. Kamarnya terkunci dari dalam dan tidak ada tanda-tanda masuk paksa saat kematian. Hasil autopsi tidak menunjukkan bukti tindak kekerasan atau kejahatan. Ketika petugas tiba di kondominium Griffiths, mereka menemukan dua botol anggur terbuka dan sebotol air.

"Petugas tiba di lokasi kejadian dan dipastikan Quentin telah meninggal dunia. Ambulans membawa jenazahnya ke rumah sakit untuk pemeriksaan post-mortem. CCTV di dalam gedung telah diperiksa. Satu-satunya orang yang masuk ke kamar tersebut adalah Quentin, jadi kami tidak yakin ada hal yang mencurigakan," kata polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikINET dari BBC, Griffiths mendirikan Asos tahun 2000 dan tetap menjadi pemegang saham signifikan setelah meninggalkan perusahaan tersebut lima tahun kemudian.

Pendiri AsosPendiri Asos yang meninggal dunia. Foto: BBC

"Kami sedih mendengar kabar meninggalnya Quentin, salah satu pendiri awal kami. Ia memainkan peran penting pada masa-masa awal Asos dan kami selamanya berterima kasih atas kontribusinya. Doa dan simpati kami menyertai keluarga dan teman-temannya," sebut Asos.

ADVERTISEMENT

Polisi di Pattaya mengatakan Griffiths ditemukan tewas di luar hotel mewah tempat ia tinggal sebagai penghuni jangka panjang di sebuah suite di lantai 17. Ia terlibat dalam dua kasus pengadilan yang sedang berlangsung yang mungkin menyebabkan tekanan baginya.

Griffiths telah berpisah dari istri keduanya, seorang warga negara Thailand, dan dilaporkan terlibat dalam sengketa hukum dengannya terkait bisnis yang mereka jalankan bersama.

Ia mendirikan Asos bersama Nick Robertson, Andrew Regan, dan Deborah Thorpe. Asos merupakan singkatan As Seen On Screen, karena perusahaan ini menjual busana yang terinspirasi dari pakaian bintang TV dan film. Mereka menjual ratusan merek serta lini busana sendiri dan pernah bernilai lebih dari 6 miliar poundsteling.

Mantan istrinya, Ploy Kringsinthanakun, menyatakan bahwa ia tidak terlibat. Sang istri sebelumnya menuduhnya melakukan penipuan penjualan tanah dan saham senilai sekitar Rp 9,9 miliar milik perusahaan yang mereka jalankan bersama. Kematiannya terjadi beberapa hari sebelum jadwal sidang berikutnya.

"Saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan kematiannya. Bagaimana mungkin saya membunuhnya? Bagaimana saya tahu apa-apa tentang itu? Saya tinggal di Bangkok-saya tidak berada di Pattaya," sebut sang istri.




(fyk/afr)




Hide Ads