Senin, 01 Apr 2019 19:29 WIB

Huawei Yakin Jadi Jawara Kamera Ponsel

Rachmatunnisa - detikInet
Huawei P3o Pro. Foto: Rachmatunnisa/detikINET Huawei P3o Pro. Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Wetzlar - Ambisi Huawei menjadi yang terbaik dalam kamera ponsel agaknya tak diragukan lagi. Hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan kamera di setiap ponsel flagshipnya.

Memang meski sudah dirancang sedemikian rupa dengan membenamkan teknologi tercanggih, diakui Huawei kameranya masih tidak sempurna.

Huawei Yakin Jadi Jawara Kamera PonselChangzhu Li, Vice President of Huawei CBG Smartphone Product. Foto: Rachmatunnisa/detikINET


"Dalam sejumlah kasus, kami tidak bisa menjadi yang terbaik di semua area. Misalnya (kemampuan) video," kata Changzhu Li, Vice President of Huawei CBG Smartphone Product, di sebuah sesi wawancara dengan media Asia Pasifik, dalam rangkaian acara peluncuran Huawei seri P30 di Wetzlar, Jerman.



Pernyataan Li ini menanggapi salah satu pertanyaan awak media apakah Huawei dan Leica akan berinvestasi juga dalam pengembangan kualitas video?

Berdasarkan pengujian DxOMark, Huawei P30 Pro punya skor keseluruhan 112. Untuk kemampuan foto, skornya tinggi yakni di angka 119. Sementara untuk videonya 97.

Huawei Yakin Jadi Nomor 1 dalam Kualitas Kamera Ponsel


"Tentu saja, saya jamin (akan ada pengembangan untuk kualitas video)," kata Li.

Sebagai orang yang bekerja hampir 23 tahun di Huawei, Li mengatakan bahwa Huawei terus mengejar kertetinggalan dan apa yang belum dicapainya.

Dia menggambarkan situasi ini dengan ketika Huawei pertama kali akan mengembangkan sistem GSM.

"Saat itu Huawei bukan siapa-siapa. Kami bahkan tidak punya sistem GSM. Ketika kami mengembangkan sistem GSM, semua orang bertanya, apakah kita terlambat?," kisahnya.

Semangat ini menurutnya terus terbawa hingga sekarang. Keuntungan terbesar dari pengalaman tersebut, secara strategis Huawei berpikir bahwa target mereka adalah menyajikan produk dan solusi dengan kualitas terbaik.

"Dan dalam praktiknya setiap orang bekerja sama dalam tim dan bekerja lebih keras dari yang lainnya," ujarnya.

Menurutnya, memang tak mudah mengimplementasikan semua teknologi rumit ke dalam benda sebesar smartphone. Ada bagian yang harus dipertimbangkan untuk dikorbankan.

"Saya harus menjamin kualitas gambar, atau mengorbankan hal lain. Tapi jika ini (yang dikorbankan) menjadi masalah bagi konsumen, kami harus memecahkannya," kata Li.

Dikatakan Li, menjadi nomor satu hanya soal waktu. Cepat atau lambat, Li yakin Huawei akan mencapai itu.

"Beri kami waktu. Saya jamin di setiap area yang konsumen pedulikan, kami akan menjadi nomor satu," yakinnya.



Pernyataan ini diperkuat oleh Dr. Florian Weiler selaku Project Manager Optical Design Leica Camera AG. Dikatakannya, apa yang telah dicapai Huawei bersama Leica sejauh ini mengesankan dan pengembangan tidak akan berhenti.

Huawei Yakin Jadi Jawara Kamera PonselDr. Florian Weiler, Project Manager Optical Design Leica Camera AG. Foto: Rachmatunnisa/detikINET


"Kami (Leica) akan fokus khusus pada kualitas gambar. Dan saya tahu Huawei belakangan semakin memperhatikan video. Saya yakin mereka akan meningkatkan kualitas video," tutupnya. (rns/fyk)