Minggu, 05 Agu 2018 07:48 WIB

Partai Demokrat AS Boikot Huawei dan ZTE

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II
Jakarta - Democratic National Committee (DNC) Amerika Serikat (AS) memperingatkan para kandidat partainya yang akan bertarung dalam pemilu November agar tidak menggunakan perangkat besutan Huawei dan ZTE.

Larangan ini dikeluarkan terkait dengan alasan keamanan. Seperti diketahui, pemerintahan Donald Trump menekan perusahaan AS untuk tidak menjual produk Huawei atau ZTE karena dicurigai bisa digunakan untuk memata-matai AS.



Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (5/8/2018), awal tahun ini, mereka mendesak operator telekomunikasi AT&T membatalkan kesepakatan dengan Huawei yang ingin mendistribusikan smartphone mereka di AS.

Chief Security Officer DNC Bob Lord, dalam pernyataannya melalui email menyebutkan, sangat penting bagi para anggota dan staf partai memperhatikan peringatan ini.

Partai Demokrat AS Boikot Huawei dan ZTEFoto: Reuters


"Tolong pastikan bahwa Anda tidak menggunakan atau membeli perangkat ZTE atau Huawei untuk keperluan bekerja maupun personal," sebutnya.

Chairman Federal Communications Commission Ajit Pai, Maret lalu mengatakan di hadapan kongres mengenai kekhawatirannya akan praktik mata-mata yang kemungkinan dilakukan perusahaan asal China melalui perangkat Huawei dan ZTE.

"Celah pada jaringan kami, pada router, switch, dan secara virtual pada berbagai jenis perlengkapan, bisa dimanfaatkan untuk menginjeksi virus, melakukan serangan DDoS, mencuri data, dan serangan lainnya," ujarnya.



Setelah pernyataannya tersebut dikemukakan, Departemen Pertahanan dan Keamanan AS berhenti menjual ponsel dan modem merek Huawei dan ZTE di toko basis militer AS dengan alasan keamanan. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed