Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bisa Bunuh Polisi
Video Game Kekerasan Dilarang Beredar
Bisa Bunuh Polisi

Video Game Kekerasan Dilarang Beredar


- detikInet

Jakarta - Video game terbaru menjadi incaran para senator Amerika Serikat. Pasalnya game tersebut memungkinkan pemain untuk bergabung dengan kelompok kejahatan dan membunuh polisi. Jadi game tersebut diincar untuk diboikot peredarannya.Senator Charles Schumer dari partai Demokrat New York mengatakan, video game pembunuh polisi berjudul "25 to Life", telah melanggar hukum jadi seluruh kegiatan penjualan dan pendistribusiannya harus segera dihentikan.Video game terbaru ini memungkinkan pemainnya untuk mematuhi hukum atau melanggar hukum. Menampilkan lingkungan kota sebagai latarnya, game ini memungkinkan pemain terlibat baku tembak dengan polisi.Dalam game ini, pemainnya menggunakan manusia sebagai tameng, sedangkan polisinya dilengkapi senjata khusus dan unit-unit pengatur taktik penyerangan. Judul game ini merepresentasikan panjang masa tahanan yang harus ditempuh pelaku kejahatan.Mengenai hal ini juru bicara Eidos, produsen game yang kini diakuisisi SCi Entertainment, menolak berkomentar.Senator Schumer juga menyerukan agar perusahaan pembuat konsol seperti Microsoft Corp. dan Sony Corp., menghentikan kerjasama mereka dengan Eidos."Saat ini New York butuh gerakan menekan budaya merusak yang muncul dari kekerasan dan sikap tidak menghargai hukum. Anak-anak harusnya belajar membaca, bukan belajar membunuh polisi," papar Schumer seperti dilansir dari Reuters, Selasa (21/6/2005).Game-game kekerasan telah menjadi bagian di industri game Amerika Serikat. Industri ini mampu menghasilkan pendapatan tahunan sebesar US$10 miliar, menyaingi penjualan film box office keluaran Hollywood.Berdasarkan angka penjualan, game-game kekerasan adalah game yang banyak diminati. "Grand Theft Auto: San Andreas", menjadi game dengan angka penjualan terbanyak, segera setelah diluncurkan Oktober 2004 lalu. Game ini mengundang kontroversi karena memungkinkan pemain untuk membunuh pelacur atau polisi."25 to Life" berlabel "M" (mature atau dewasa). Game jenis ini harusnya dikonsumsi oleh pemain game berusia 17 tahun ke atas. Kategori ini, oleh Lembaga Peringkat Software Hiburan, adalah untuk kelompok game yang lekat dengan kekerasan, darah, kata-kata kasar, obat terlarang dan menonjolkan sisi seksualitas.Judul-judul game lainnya dari Eidos adalah: "Laura Croft Tomb Raider: The Angel of Darkness" dan "101 Dalmatians II: Patch's London Adventure." (donnybu/)






Hide Ads