Bill Gates baru saja bersaksi di hadapan panel anggota Kongres Amerika Serikat terkait hubungannya dengan penjahat seks Jeffrey Epstein. Dedengkot Microsoft itu kembali mengungkap penyesalannya dan berharap tidak pernah mengenal Epstein.
Dalam pertemuan tertutup dengan House Oversight and Government Reform Committee, Gates memulai kesaksiannya dengan mendukung dirilisnya 'Epstein files' dan menuntut keadilan bagi semua korbannya.
"Saya mendukung pengungkapan semua berkas Epstein dan sangat berharap bahwa, melalui upaya Anda dan orang lain yang memperjuangkan hak mereka, para korban kejahatan Epstein akan mendapatkan keadilan yang layak mereka dapatkan," ucap Gates, seperti dikutip dari CNBC, Kamis (11/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gates mengaku tidak pernah menyaksikan Epstein melakukan tindak kejahatan. Ia juga membantah pernah melecehkan orang lain.
"Saya ingin menyatakan dengan jelas: Saya tidak pernah menyaksikan atau memiliki indikasi bahwa Epstein terlibat dalam tindakan kejahatan yang berkelanjutan," kata Gates dalam kesaksiannya
"Saya tidak pernah mengunjungi pulaunya, peternakannya, atau rumahnya di Florida. Saya tidak pernah melecehkan siapapun. Meskipun dia berusaha menjalin hubungan pribadi, saya tidak pernah tertarik dan tidak pernah membalasnya," imbuhnya.
Gates mengatakan ia pertama kali bertemu Epstein pada tahun 2011, tiga tahun predator seksual itu mengaku bersalah dalam prostitusi anak di bawah umur. Pria berusia 70 tahun ini mengatakan ia dikenalkan ke Epstein oleh orang yang dipercaya dalam kehidupan profesional dan filantropinya.
Epstein mengklaim bisa mengumpulkan miliaran dolar untuk mendukung misi yayasan amalnya Gates Foundation, kata Gates. Saat pertama kali dikenalkan dengan Epstein, Gates mengaku mengetahui masalah hukum yang mendera Epstein, tapi ia tidak tahu sejauh mana kejahatan yang telah dilakukannya.
"Saya menerima perkenalan tersebut tanpa melakukan pemeriksaan mendalam seperti yang seharusnya saya lakukan," ujar Gates.
Pada tahun 2014, Epstein mengumpulkan kelompok yang disebut sebagai calon donor. Namun, Gates menyadari bahwa komunikasinya dengan Epstein untuk mendapatkan pendanaan menemui jalan buntu.
"Pada saat itu saya menyimpulkan bahwa Epstein tidak akan menepati janjinya. Saya mengatakan kepadanya bahwa kami tidak akan melanjutkan dan menghentikan komunikasi atau pertemuan dengannya. Tidak akan wadah untuk pemberian amal yang didirikan dan tidak ada dana yang terkumpul," kata Gates.
Menurut Gates, pertemuannya dengan Epstein tidak pernah menghasilkan donasi apapun. Ia mengatakan bahwa Epstein pernah memanfaatkan informasi tentang perselingkuhannya sebagai alat tawar-menawar untuk kembali menjalin hubungan dengan Gates.
"Saya mengetahui bahwa Epstein telah mengetahui informasi sensitif tentang kehidupan pribadi saya, termasuk fakta bahwa saya tidak setia dalam pernikahan saya," ujar Gates.
"Perselingkuhan ini tidak ada hubungannya dengan interaksi saya dengan Epstein, tapi hal itu sangat menyakitkan bagi keluarga saya," pungkasnya,
(vmp/vmp)

