Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kanker Langka Menular Antar Ikan Lele, Berbahaya Bagi Manusia?

Kanker Langka Menular Antar Ikan Lele, Berbahaya Bagi Manusia?


Fino Yurio Kristo - detikInet

Lele bullhead
Kanker Langka Menular Antar Ikan Lele, Berbahaya Bagi Manusia? Foto: Wikipedia
Jakarta -

Sebuah kanker langka yang menyebar antar ikan layaknya penyakit menular telah ditemukan pada ikan lele, menjadikannya kasus kanker menular pertama yang pernah diketahui pada spesies ikan air tawar. Penyakit ini merupakan kasus kanker menular secara alami keempat yang pernah didokumentasikan pada hewan.

Penemuan yang diterbitkan di jurnal Nature ini berfokus pada lele brown bullhead di Danau Memphremagog, di perbatasan Vermont di Amerika Serikat dan Quebec, Kanada. Imuwan menemukan tumor tidak berkembang mandiri di tiap ikan. Sel-sel kanker tampaknya berpindah antar hewan dan tumbuh menjadi tumor baru.

Peneliti University of Vermont dan sejumlah institusi lainnya mulai investigasi setelah pemancing dan ahli biologi menyadari makin banyak bercak hitam menonjol pada kulit lele. Lesi ini pertama kali menarik perhatian tahun 2012. Jelang 2014, sekitar sepertiga dari sampel ikan lele yang diambil di Danau Memphremagog menunjukkan tanda penyakit tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, para ilmuwan menduga bahwa polusi, virus, atau faktor lingkungan lainnya meyebabkan munculnya tumor tersebut. Namun, pengujian genetik mengarah pada penjelasan yang jauh lebih langka.

Apa yang membuat kanker ini unik?

Ilmuwan menemukan ratusan ribu varian genetik yang sama di antara tumor tersebut, tapi varian itu tidak ditemukan pada tubuh ikan pembawanya. Itu tanda kanker menular, fenomena langka di mana sel kanker bertahan hidup di luar inang asli dan menyebar ke hewan lain. Sel-sel kanker itu menjadi agen penularnya.

ADVERTISEMENT

Penyakit lele ini masuk ke dalam daftar sangat pendek dari kanker menular yang pernah diketahui. "Penemuan ini memunculkan pertanyaan penting mengenai bagaimana kanker dapat berevolusi dan menyebar di alam liar," ungkap para peneliti.

Ilmuwan masih belum mengetahui pasti bagaimana kanker ini berpindah dari satu ikan ke ikan lainnya. Salah satu teori terkuat berkaitan dengan musim bertelur, ketika lele brown bullhead berkumpul dalam jarak dekat untuk bereproduksi. Kontak erat kemungkinan memungkinkan sel kanker pindah antar hewan.

Para peneliti juga menyebut faktor biologi ikan mungkin berperan. Brown bullhead tidak bersisik dan menghabiskan sebagian besar hidup di dasar danau, sehingga memunculkan kemungkinan sel kanker menyebar melalui endapan lumpur atau air.

Para peneliti telah meneliti apakah polusi bisa menjadi pemicu wabah ini, termasuk kekhawatiran terkait tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dekat wilayah tersebut. Mereka tidak menemukan bukti penyakit ini terkonsentrasi di dekat TPA atau memiliki keterkaitan dengan tingkat polusi.

Berbahaya bagi manusia?

Saat ini tidak ada bukti kanker tersebut membahayakan manusia. Danau Memphremagog memasok air minum bagi lebih dari 175.000 penduduk, tapi peneliti menegaskan sel-sel kanker ini tidak dapat menginfeksi manusia ataupun menular ke spesies lain.

Ikan-ikan tersebut dinilai aman untuk ditangani demi keperluan penelitian, meskipun ilmuwan menyarankan agar tidak mengonsumsi ikan dengan tumor yang tampak jelas.

Saat ini, sedang diteliti danau dan sungai di seluruh wilayah New England untuk menentukan seberapa luas penyebaran penyakit ini. Mereka juga menyelidiki apakah kasus serupa mungkin luput dari perhatian selama puluhan atau bahkan ratusan tahun.



(fyk/fay)






Hide Ads