Jumat, 27 Okt 2017 12:47 WIB

Hasil Investigasi Google Soal Layar Bermasalah Pixel 2 XL

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Pixel 2 XL. Foto: Ars Technica Pixel 2 XL. Foto: Ars Technica
Jakarta - Setelah mengaku akan menginvestigasi laporan masalah di layar Pixel 2 XL, Google akhirnya mengungkap hasil investigasinya itu. Seperti apa hasilnya?

Menurut Google, mereka percaya diri soal kualitas layar Pixel 2 XL, dan tak ada masalah pada layarnya itu. Namun mereka punya caranya sendiri untuk memperbaiki masalah burn-in di layar ponsel jagoannya itu.

Yaitu dengan memberikan pembaruan software yang akan memperluas color gamut dan melindunginya terhadap burn-in pada layarnya. Mereka pun menambah waktu garansi Pixel 2 dan Pixel 2 XL menjadi dua tahun.

Pernyataan ini dikeluarkan Google melalui VP Product Management Mario Queiroz di laman forum dukungan Google Pixel, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (27/10/2017).

"Investigasi kami sejauh ini membuat kami tetap percaya diri kalau layar (Pixel 2 XL) sangat bagus seperti yang kami harapkan, namun kami juga tetap akan mengambil langkah untuk mengatasi masalah yang kami dengar," tulis Queiroz.

Pernyataan Google ini terdengar normatif dan seperti tak menyelesaikan masalah utama di layar Pixel 2 XL, yang mengalami burn-in dalam waktu yang sangat singkat, hanya seminggu sejak dipakai. Padahal gejala ini biasanya muncul setelah penggunaan dalam waktu lama.

Menurut Google, masalah burn-in di Pixel 2 XL tak lebih buruk ketimbang layar ponsel lain. Menurut mereka, masalah panel OLED di Pixel 2 XL masih sebanding dengan ponsel premium lain.

"Masalah penuaan (panel OLED) seharusnya tak mempengaruhi pengalaman pengguna pada ponsel ini, karena hal ini tak terlalu terlihat saat penggunaan Pixel 2 XL secara normal," tulisnya.

Namun untuk pengguna yang mempermasalahkan ini, Google mengaku akan mengambil langkah untuk mengurangi efek penuaan panel OLED tersebut melalui software.

"Kami saat ini sedang menguji pembaruan software yang akan meningkatkan perlindungan terhadap masalah ini dengan menambahkan sebuah tombol bar navigasi fade-out baru di bagian bawah layar setelah ponsel tak aktif dalam waktu singkat. Sebagai tambahan, kami juga mengerjakan lebih banyak aplikasi untuk menggunakan bar navigasi ringan yang menyesuaikan skema warna aplikasi," tambah Queiroz. (asj/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed