Jumat, 17 Mar 2017 11:01 WIB

Apple Kucurkan Rp 533 Miliar Demi Jualan iPhone 7 di Indonesia

Achmad Rouzni Noor II, Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati
Jakarta - Setelah terganjal aturan konten lokal, Apple akhirnya bisa memasarkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus secara resmi di Indonesia setelah mengucurkan duit USD 40 juta atau sekitar Rp 533,3 miliar.

Aturan lokal yang dimaksud adalah kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dalam Permenperin No. 65/2016.

Dalam aturan itu, seluruh vendor telepon seluler, laptop, dan tablet yang mengusung teknologi 4G, diwajibkan untuk mengikutsertakan konten lokal minimal 30% sejak 1 Januari 2017.


Sementara kucuran duit yang dimaksud, merupakan mahar Apple untuk pemenuhan konten TKDN itu. Duit USD 40 juta itu digelontorkan Apple untuk membangun pusat risetnya di Indonesia.

"Apple memenuhi TKDN lewat skema investasi. Mereka membangun Innovation Center untuk industri software senilai USD 40 juta," ungkap Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawiryawan kepada detikINET, Jumat (17/3/2017).

Apple Kucurkan USD 40 Juta Demi Jualan iPhone 7 di IndonesiaFoto: dok BMW


Angka ini jelas lebih banyak dari yang diberitakan sebelumnya, bahkan dua kali lipat lebih. Karena sebelumnya, Apple kabarnya hanya mau mengeluarkan USD 18 juta untuk investasinya. Itu artinya, lobi-lobi pemerintah sukses merayu Apple.

Dengan telah lolosnya Apple dari aturan TKDN, itu artinya mereka sudah bisa jualan secara resmi di Indonesia. Hal itu langsung dibuktikan dengan gerak cepat mereka menggandeng Smartfren Telecom untuk membuka keran pre-order mulai 24 Maret 2017 ini. (rou/rou)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed