Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Alasan Tersembunyi Kakao Talk Beli Path

Alasan Tersembunyi Kakao Talk Beli Path


Fino Yurio Kristo - detikInet

Path Talk (ist)
Jakarta - Daum Kakao, perusahaan yang membawahi Kakao Talk, resmi mencaplok layanan Path dan Path Talk. Apa sebenarnya motif utama Kakao Talk membeli Path?

Memang kedua belah pihak sudah memberi alasan. Pada intinya agar perkembangan bisnis mereka lebih baik. Tapi analisis lebih mendalam mengungkap alasan utama Kakao Talk mengakuisisi Path. Yakni untuk melapangkan ambisi Kakao Talk mendunia.

"Akuisisi oleh Daum Kakao ini menandai langkah paling berani perusahaan itu untuk berekspansi di luar pasar negaranya. Mereka ingin berkompetisi dengan nama seperti WhatsApp atau Viber," tulis Jonathan Cheng dari Wall Street Journal.

Path sendiri memang gagal menuai popularitas di negara asal, Amerika Serikat. Namun sejak kira-kira tahun 2013 mulai populer di Amerika Latin dan Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Inilah yang membuat Kakao Talk tertarik membeli Path.

"Ketertarikan utama Kakao Talk adalah kekuatan Path di Indonesia. Lebih dari separuh dari 10 juta user aktif Path berbasis di Indonesia. Daum Kakao sendiri coba berekspansi di Asia Tenggara tapi belum begitu sukses," tambah Jonathan.

Daum Kakao yakin kalau mereka berhasil di pasar Indonesia, akan lebih mudah memasuki pasar lain di Asia Tenggara. Akuisisi Path akan memperkuat Kakao Talk melawan Line atau WeChat di negeri ini. Juga jadi mesin profit baru karena keuntungan Kakao Talk belakangan agak menurun, antara lain terkait kampanye iklan besar-besaran.

"Kakao Talk dominan di Korea Selatan. Tapi upayanya untuk tumbuh di luar Korsel dihalangi pemain lebih dominan seperti Line dan WeChat. Usaha mereka agar berkibar di negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Filipina dan Indonesia mentok," papar Jonathan.

Saat ini, masih belum jelas apa rencana Daum Kakao untuk Path. Para investor sendiri tampaknya menyambut baik akuisisi Path. Saham Daum Kakao sempat naik 13% setelah pengumuman akuisisi Path.

(Fino Yurio Kristo/Ardhi Suryadhi)





Hide Ads