Senin, 19 Jul 2010 11:36 WIB

Diseret Kasus iPhone 4, RIM 'Panas'

- detikInet
Jakarta - Komentar CEO Apple, Steve Jobs yang menyeret Research In Motion di dalam masalah yang tengah melilit iPhone 4 rupanya menyulut komentar balasan dari para petinggi RIM yang tak kalah pedas. Apa balasannya?

Dalam sebuah pernyataan bersama, Co-CEO RIM Mike Lazaridis dan Jim Basillie mengatakan bahwa upaya Apple untuk menyamakan masalah yang menimpanya dengan BlackBerry besutan RIM sungguh sangat tidak masuk akal.

Klaim Apple soal produk RIM dianggap dilakukan secara sengaja sebagai upaya untuk mengaburkan masalah dan mengalihkan perhatian publik dari masalah desain antena yang menjadikan Apple berada pada situasi yang sulit.

"RIM adalah pemimpin dunia dalam bidang desain antena dan sukses mendesain produk data nirkabel dengan kinerja radio yang efektif dan efisien selama lebih dari 20 tahun," tukas kedua bos RIM tersebut dalam keterangannya, Senin (19/7/2010).

RIM sendiri selama ini mengaku tidak pernah menggunakan desain seperti yang dipakai iPhone 4 dan mengklaim telah menggunakan desain inovatif untuk mengurangi resiko drop call khususnya ditempat yang tidak terjangkau jaringan operator dengan baik.

"Satu hal yang pasti pelanggan RIM tidak perlu mengaitkan masalah tersebut dengan smartphone BlackBerry mereka dalam hal konektifitasnya. Apple telah mengambil keputusan untuk menggunakan desain tersebut dan seharusnya bertanggung jawab atas keputusan yang telah diambilnya daripada mencoba mengaitkan masalah tersebut dengan RIM dan lainnya ke dalam situasi khususnya menimpa Apple," pungkas Lazaridis dan Basillie.

Sebelumnya dalam sebuah konferensi pers, Jobs mengaku bahwa iPhone 4 memang tidak sempurna dan semua smartphone memiliki kekurangan. Namun dikatakan olehnya bahwa masalah penerimaan sinyal wajar terjadi di seluruh industri smartphone. Hanya saja, Jobs turut menyebut beberapa perusahaan yang menjadi rivalnya seperti RIM, Samsung dan HTC juga pernah mengalami permasalahan serupa.

(ash/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed