Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SpaceX Siap IPO, Kekayaan Elon Musk Diprediksi Meledak

SpaceX Siap IPO, Kekayaan Elon Musk Diprediksi Meledak


Fino Yurio Kristo - detikInet

Apa yang Halangi Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia?
SpaceX Siap IPO, Kekayaan Elon Musk Diprediksi Meledak. Foto: DW (News)
Jakarta -

Perusahaan antariksa SpaceX milik Elon Musk mengungkap rencana go public di Amerika Serikat. SpaceX memproduksi roket, menawarkan layanan internet satelit Starlink, dan juga menaungi perusahaan kecerdasan buatan (AI) milik Musk, yakni xAI.

Penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) di bursa saham AS ini diperkirakan akan menjadi yang terbesar dalam sejarah Wall Street dan dapat dimulai bulan depan dengan simbol ticker saham SPCX.

Berkat porsi saham yang akan dimilikinya di SpaceX, IPO tersebut dapat menjadikan Musk yang saat ini sudah menjadi orang terkaya di dunia sebagai seorang triliuner dalam hitungan dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SpaceX menaksir nilai perusahaannya USD 1,25 triliun. Kepemilikan mayoritas Musk berarti nilai sahamnya bisa lebih dari USD 600 miliar. Tahun lalu, Musk jadi orang pertama yang mencapai kekayaan USD 500 miliar. Artinya, pencatatan saham SpaceX bisa melambungkan total kekayaannya hingga melampaui USD 1 triliun.

Dokumen pengajuan IPO memberikan gambaran yang telah lama dinantikan mengenai keuangan SpaceX. Tahun lalu, Space Exploration Technologies, nama, meraup pendapatan USD 18,6 miliar tapi menelan kerugian USD 4,9 miliar.

ADVERTISEMENT

Tiga bulan pertama tahun ini, perusahaan mencatat penjualan USD 4,7 miliar namun mengalami kerugian USD 4,3 miliar. Neraca keuangannya menunjukkan perusahaan memiliki aset USD 102 miliar seperti roket dan peralatan lainnya, tapi juga menanggung utang USD 60,5 miliar.

SpaceX juga memperkirakan ada biaya hukum hingga lebih dari setengah miliar dolar dari serangkaian tuntutan. Beberapa di antaranya berasal dari berbagai gugatan hukum yang menuduh Grok, chatbot xAI, digunakan untuk membuat deepfake bermuatan seksual dari perempuan dan anak perempuan sungguhan.

Musk telah berniat membubarkan xAI dan melanjutkan ambisi AI di bawah naungan SpaceX. SpaceX juga memiliki X, aplikasi media sosial yang sebelumnya bernama Twitter, yang dibeli Musk di 2022.

Meskipun ambisi AI Musk tertatih-tatih di tengah serangkaian kontroversi, bisnis roket SpaceX dan Starlink dianggap pemimpin di industri. Dikutip detikINET dari BBC, keduanya memiliki keunggulan yang jauh melampaui pesaingnya.

Pengajuan IPO ini dilakukan hanya beberapa hari setelah Musk kalah dalam pertarungan hukum tingkat tinggi melawan perusahaan AI saingannya OpenAI, beserta bosnya, Sam Altman.

Musk menuduh Altman melanggar kontrak nirlaba dengan mengubah sang pembuat ChatGPT menjadi berorientasi laba setelah Musk menyumbang jutaan dolar. Dewan juri sepakat menolak kasus tersebut dan menyimpulkan bahwa batas waktu untuk mengajukan gugatan kedaluwarsa karena Musk menunggu terlalu lama untuk mendaftarkan gugatannya.

Di persidangan, Musk mengatakan bahwa startup AI-nya, xAI, masih tergolong kecil jika dibandingkan OpenAI yang juga diperkirakan segera menjual sahamnya ke publik.




(fyk/afr)




Hide Ads