Xendit PHK Karyawan di Indonesia dan Filipina

Xendit PHK Karyawan di Indonesia dan Filipina

ADVERTISEMENT

Xendit PHK Karyawan di Indonesia dan Filipina

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 04 Okt 2022 19:03 WIB
Xendit
Xendit phk 5% karyawan. Foto: Xendit
Jakarta -

Badai pemutusan hubungan karyawan (PHK) yang melanda startup kembali berlanjut. Kini giliran Xendit yang merumahkan karyawannya di Indonesia dan Filipina.

"Sekitar 5% dari tim kami di Indonesia dan Filipina," kata Tessa Wijaya, Chief Operating Officer (COO) Xendit dalam keterangan resminya, Selasa (4/10/2022)

Tessa menjelaskan pihaknya mencoba untuk menyiapkan rencana bisnis terbaik. Namun situasi makro ekonomi yang tidak menentu saat ini memaksa mereka untuk melakukan rightsizing struktur dan sumber daya tim.

Hal ini didasarkan pada strategi bisnis yang progresif melihat situasi ke depan. Keputusan PHK karyawan telah melalui pertimbangan yang komprehensif untuk memastikan bahwa Xendit siap dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

"Melakukan rightsizing tim adalah sebuah keputusan yang sangat sulit namun tetap harus diambil untuk optimalisasi posisi kami dijangka pendek maupun jangka panjang untuk perkembangan perusahaan," ungkap Tessa.

Xendit memastikan akan mendampingi tim yang terdampak untuk melalui masa transisi ini. Mereka dijanjikan menerima kompensasi yang layak dan prosesnya dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

"Kami juga memberikan manfaat tambahan lain bagi tim yang terdampak guna membantu mereka, seperti perpanjangan masa asuransi kesehatan, bantuan pendampingan psikolog dan kami juga akan mengkurasi daftar alumni Xendit untuk membantu tim terdampak mendapatkan pekerjaan lebih cepat," terang Tessa.

Tessa turut menegaskan rightsizing struktur dan sumber daya tim ini tidak berdampak pada kelangsungan usaha Xendit.

"Kami tetap menjadi perusahaan pembayaran digital terdepan di Indonesia dan di Filipina, dan kami berkomitmen untuk terus mambangun infrastruktur pembayaran di Asia Tenggara," tandas Tessa.



Simak Video "Menkominfo soal Badai PHK di Perusahaan Teknologi"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT