Samsung resmi memperkenalkan tiga ponsel lipat terbarunya di London Inggris. Ada Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.
Selain membawa desain baru, Samsung juga meningkatkan pengalaman Galaxy AI sehingga perangkat dapat membantu pengguna bekerja, berkomunikasi, hingga membuat konten dengan lebih praktis.
Tidak hanya itu, Samsung juga menyempurnakan sektor kamera, daya tahan baterai, performa, serta fitur multitasking yang selama ini menjadi keunggulan lini Galaxy Z Series.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sederet fitur baru yang hadir di Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8.
1. Galaxy AI Lebih Pintar dan Personal
Samsung menghadirkan generasi terbaru Galaxy AI yang kini bekerja lebih proaktif. Fitur seperti Now Brief memberikan ringkasan informasi penting sesuai aktivitas pengguna, mulai dari agenda, cuaca, hingga pengingat harian. Sementara Now Nudge akan memberikan rekomendasi tindakan pada waktu yang tepat berdasarkan kebiasaan pengguna.
Samsung juga meningkatkan kemampuan Gemini Intelligence dan Gemini Notebook sehingga pengguna dapat merangkum dokumen, mencari informasi, membuat catatan, hingga menyelesaikan pekerjaan lebih cepat langsung dari smartphone.
Untuk menjaga keamanan, Samsung melengkapinya dengan Personal Data Engine, Knox KEEP, dan AI Activity Dashboard, sehingga data yang diproses AI tetap tersimpan secara aman di perangkat.
Galaxy Z Fold8 Ultra punya kamera baru Foto: Adi FR/detikINET |
2. Galaxy Z Fold8 Ultra Kini Punya Kamera Baru
Samsung menyematkan kamera utama 200 MP ke Galaxy Fold8 Ultra. Berbeda dari sebelumnya, kamera tersebut kini mendukung HDR pada mode 200 MP sehingga menghasilkan foto dengan detail lebih tinggi, warna lebih natural, dan dynamic range lebih luas.
Samsung juga meningkatkan kamera ultra-wide 50 MP, menghadirkan Nightography generasi terbaru, perekaman video 8K dengan codec APV, serta Cine LUT yang memudahkan kreator menghasilkan video bergaya sinematik langsung dari smartphone.
3. My FanCam Bantu Rekam Konser Lebih Mudah
Samsung memperkenalkan fitur baru bernama My FanCam. Fitur berbasis AI ini mampu mengenali orang yang dipilih pengguna, kemudian secara otomatis menjaga subjek tetap berada di tengah frame saat merekam video.
Fitur tersebut sangat berguna saat merekam konser, pertandingan olahraga, hingga berbagai acara lain yang melibatkan banyak orang. Setelah selesai merekam, Galaxy AI juga dapat membuat video vertikal yang siap diunggah ke media sosial.
Samsung turut menghadirkan Dual Recording, sehingga pengguna bisa merekam menggunakan dua kamera secara bersamaan.
Galaxy Z Fold8 Foto: Adi FR/detikINET |
4. Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Desain Wide Baru
Galaxy Z Fold8 menjadi seri Fold pertama Samsung yang mengusung desain wide atau lebih lebar. Perubahan rasio layar ini membuat pengalaman membaca, browsing, multitasking, hingga menonton video menjadi lebih nyaman. Saat dibuka, layar memiliki rasio mendekati 4:3 sehingga terasa seperti tablet mini.
Samsung juga berhasil memangkas bobot Galaxy Z Fold8 menjadi hanya 201 gram, menjadikannya Fold paling ringan yang pernah dibuat perusahaan.
5. Galaxy Z Fold8 Ultra Lebih Tipis
Jika Galaxy Z Fold8 mengutamakan bobot ringan, maka Galaxy Z Fold8 Ultra fokus pada desain premium. Ketebalannya kini hanya 4,1 mm saat dibuka. Samsung juga memperkenalkan Flex Titanium Technology, material baru yang membuat bodi lebih kokoh sekaligus membantu mengurangi tampilan lipatan pada layar.
Layar utama juga bertambah menjadi 8 inci, memberikan ruang kerja yang lebih luas untuk menjalankan berbagai fitur Galaxy AI maupun multitasking.
Galaxy Z Fold8 Ultra lebih tipis dari sebelumnya. Foto: Adi FR/detikINET |
6. FlexWindow Galaxy Z Flip8 Kini AI-Native
Perubahan paling besar pada Galaxy Z Flip8 terdapat di bagian FlexWindow. Cover screen kini tidak hanya menampilkan notifikasi, tetapi menjadi pusat berbagai aplikasi dan fitur Galaxy AI. Pengguna dapat menjalankan aplikasi, melihat Now Brief, mengakses Gemini Intelligence, hingga melakukan berbagai aktivitas tanpa membuka perangkat.
Samsung menyebut FlexWindow terbaru sebagai antarmuka AI-native yang dirancang agar informasi dan bantuan AI selalu tersedia tepat saat dibutuhkan.
7. FlexCam Bikin Selfie Makin Kreatif
Galaxy Z Flip8 juga menghadirkan pengalaman kamera baru melalui FlexCam. Kamera utama 50 MP kini dipadukan ProVisual Engine sehingga menghasilkan foto selfie dengan warna kulit lebih natural dan detail lebih tajam.
Samsung turut menyuguhkan:
- Flex Mode untuk pengambilan gambar hands-free.
- Camcorder Grip dengan Zoom Rocker.
- Super Steady dengan Horizontal Lock.
- FlipShot untuk mirror selfie yang lebih ekspresif.
- Mirror View agar cover screen berfungsi layaknya cermin digital.
Galaxy Z Flip8 Foto: Adi FR/detikINET |
8. Baterai dan Pendinginan Lebih Baik
Samsung juga meningkatkan daya tahan perangkat. Galaxy Z Fold8 Ultra membawa baterai 5.000 mAh dengan teknologi dual-path charging 45W yang mendistribusikan daya lebih efisien sehingga proses pengisian berlangsung lebih cepat dan stabil.
Samsung juga memperbesar struktur pendingin berbasis grafit agar perangkat tetap dingin saat menjalankan Galaxy AI, bermain game, maupun mengedit video 8K dalam waktu lama.
9. Performa Lebih Kencang
Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra sama-sama ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Sementara Galaxy Z Flip8 menggunakan Exynos 2600 yang dirancang memberikan efisiensi daya lebih baik sekaligus mendukung berbagai fitur Galaxy AI terbaru.
Ketiga perangkat juga menjalankan One UI terbaru yang dioptimalkan untuk pengalaman foldable dan integrasi AI.
(afr/afr)





